kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.769.000   -15.000   -0,54%
  • USD/IDR 17.354   10,00   0,06%
  • IDX 6.957   -144,42   -2,03%
  • KOMPAS100 936   -21,42   -2,24%
  • LQ45 669   -14,80   -2,16%
  • ISSI 251   -4,43   -1,74%
  • IDX30 373   -6,79   -1,79%
  • IDXHIDIV20 458   -7,34   -1,58%
  • IDX80 105   -2,51   -2,34%
  • IDXV30 134   -2,24   -1,64%
  • IDXQ30 119   -2,51   -2,07%

Nilai Proyek Hilirisasi yang Sudah Berjalan Tembus US$ 26 Miliar


Rabu, 29 April 2026 / 14:55 WIB
Nilai Proyek Hilirisasi yang Sudah Berjalan Tembus US$ 26 Miliar
ILUSTRASI. Proyek hilirisasi pemerintah sudah mencapai US$ 26 miliar.


Reporter: Leni Wandira | Editor: Anna Suci Perwitasari

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Pemerintah melalui Danantara Indonesia mencatat nilai proyek hilirisasi yang telah berjalan mencapai sekitar US$26 miliar. Capaian ini menjadi fondasi awal sebelum ekspansi proyek tahap lanjutan yang kini tengah digencarkan.

CEO Danantara Rosan Roeslani mengatakan, proyek yang sudah terbangun tersebut berada di luar fase pertama dan kedua yang saat ini terus dikembangkan. Ia menilai, portofolio awal ini menunjukkan progres nyata dari agenda hilirisasi nasional.

"Kalau kita lihat proyek hilirisasi yang memang sebelumnya sudah berjalan juga di luar fase pertama dan kedua, sudah ada proyek juga seperti hilirisasi kelapa dan chemical lainnya. Jika dikumpulkan, proyek-proyek yang sudah terbangun oleh kami nilainya kurang lebih 26 miliar dolar AS," ujar Rosan di Cilacap, Rabu (29/4/2026).

Menurut dia, proyek-proyek tersebut tidak hanya berfokus pada pembangunan fasilitas industri, tetapi juga menciptakan ekosistem hilirisasi yang terintegrasi di berbagai sektor, mulai dari energi hingga agroindustri.

Baca Juga: Fase II Hilirisasi Digeber, Danantara Siapkan 30 Proyek hingga Tahap Lanjutan

Rosan menambahkan, pengembangan proyek hilirisasi saat ini dilakukan secara bertahap melalui beberapa fase. Setelah fase pertama berjalan di 11 titik, pemerintah kini melanjutkan ke fase kedua dengan 13 proyek strategis yang digarap secara serentak.

"Pembangunan ini dilakukan serentak di 13 titik sebagai bagian dari fase kedua. Sebelumnya fase pertama sudah dilaksanakan di 11 titik, dan ke depan masih ada fase ketiga yang sedang disiapkan sehingga total proyek bisa mencapai sekitar 30," sambungnya.

Ia menekankan, hilirisasi menjadi instrumen utama untuk menciptakan nilai tambah dan memperkuat struktur industri nasional, sekaligus membuka peluang kerja dalam jumlah besar.

"Proyek-proyek yang dijalankan ini diarahkan untuk penciptaan nilai tambah, penguatan industri, dan penciptaan lapangan pekerjaan yang diperkirakan mencapai sekitar 600.000 orang," ujarnya.

Selain itu, sebagian proyek terutama di sektor energi juga berkontribusi terhadap pengurangan impor, sehingga berdampak pada efisiensi devisa dan ketahanan energi nasional.

Dengan capaian investasi awal yang telah mencapai puluhan miliar dolar AS, pemerintah melihat hilirisasi sebagai pendorong utama transformasi ekonomi menuju industri bernilai tambah tinggi.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Capital Structure

[X]
×