kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.631.000   29.000   1,11%
  • USD/IDR 16.870   24,00   0,14%
  • IDX 8.959   22,56   0,25%
  • KOMPAS100 1.236   6,44   0,52%
  • LQ45 871   3,11   0,36%
  • ISSI 326   2,06   0,64%
  • IDX30 442   2,74   0,62%
  • IDXHIDIV20 521   4,32   0,84%
  • IDX80 138   0,77   0,56%
  • IDXV30 145   1,30   0,90%
  • IDXQ30 142   1,11   0,79%

Nilai ekspor Indonesia kembali cetak rekor tertinggi sepanjang masa


Senin, 15 November 2021 / 11:30 WIB
Nilai ekspor Indonesia kembali cetak rekor tertinggi sepanjang masa
ILUSTRASI. Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Margo Yuwono.


Reporter: Bidara Pink | Editor: Herlina Kartika Dewi

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Kinerja ekspor Indonesia kembali meningkat pada Oktober 2021. Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat, nilai ekspor pada Oktober 2021 sebesar US$ 22,03 miliar. 

Jumlah ini meningkat 6,89% month to month dari bulan September 2021 yang pada waktu itu tercatat US$ 20,61 miliar dan bila dibandingkan dengan surplus Oktober 2020 yang pada waktu itu tercatat US$ 14,36 miliar, ini naik 53,35% yoy. 

Bila menilik data BPS, nilai ekspor ini tak hanya meningkat secara bulanan maupun tahunan, nilai ekspor kembali mencetak rekor tertingginya menggantikan posisi Agustus 2021 yang tercatat US$ 21,43 miliar. 

Kepala BPS Margo Yuwono mengatakan, kinerja ekspor ini menggembirakan. Dan bahkan bila dibandingkan dengan posisi pra Covid-19, kinerja ekspor masih konsisten meningkat. 

Baca Juga: Sejumlah ekonom prediksi kinerja ekspor Indonesia pada Oktober 2021 kembali surplus

“Tahun 2021 ini lebih baik daripada ekspor tahun 2019 maupun tahun 2020,” tegas Margo, Senin (15/11) via video conference. 

Margo merinci, ekspor baik minyak dan gas (migas) dan non migas juga turut meningkat pada bulan Oktober 2021. 

Ekspor migas pada Oktober tercatat US$ 1,03 miliar atau naik 9,91% mtm dari September 2021 yang sebesar US$ 930 juta. Kemudian bila dibandingkan dengan Oktober 2020 yang pada waktu itu tercatat US$ 610 juta, nilai ekspor migas tercatat naik 66,84% yoy. 

Sementara itu, ekspor non migas tercatat US$ 21,00 miliar atau naik 6,75% mtm dari September 2021 yang sebesar US$ 19,67 miliar. Kemudian bila dibandingkan dengan Oktober 2020 yang pada waktu itu tercatat US$ 13,75 miliar, nilai ekpsor non migas tercatat naik 52,75% yoy.

. Ke depan, Margo berharap kinerja ekspor masih tetap berdaya karena ini membawa angin segar bagi prospek pertumbuhan eknomi domestik. 

“Semoga bisa dipertahankan untuk tahun-tahun ke depan dan berdampak lebih pada pemulihan ekonomi Indonesia,” tandas Margo. 

Selanjutnya: Inilah saham emiten CPO yang perlu dibeli saat harga minyak sawit naik

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×