kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.740.000   0   0,00%
  • USD/IDR 17.708   -71,00   -0,40%
  • IDX 6.526   24,10   0,37%
  • KOMPAS100 849   6,96   0,83%
  • LQ45 645   5,86   0,92%
  • ISSI 228   -0,31   -0,14%
  • IDX30 360   3,72   1,04%
  • IDXHIDIV20 437   4,19   0,97%
  • IDX80 97   0,82   0,85%
  • IDXV30 121   0,51   0,43%
  • IDXQ30 114   1,21   1,07%

Nilai ekspor Indonesia kembali cetak rekor tertinggi sepanjang masa


Senin, 15 November 2021 / 11:30 WIB
ILUSTRASI. Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Margo Yuwono.


Reporter: Bidara Pink | Editor: Herlina Kartika Dewi

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Kinerja ekspor Indonesia kembali meningkat pada Oktober 2021. Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat, nilai ekspor pada Oktober 2021 sebesar US$ 22,03 miliar. 

Jumlah ini meningkat 6,89% month to month dari bulan September 2021 yang pada waktu itu tercatat US$ 20,61 miliar dan bila dibandingkan dengan surplus Oktober 2020 yang pada waktu itu tercatat US$ 14,36 miliar, ini naik 53,35% yoy. 

Bila menilik data BPS, nilai ekspor ini tak hanya meningkat secara bulanan maupun tahunan, nilai ekspor kembali mencetak rekor tertingginya menggantikan posisi Agustus 2021 yang tercatat US$ 21,43 miliar. 

Kepala BPS Margo Yuwono mengatakan, kinerja ekspor ini menggembirakan. Dan bahkan bila dibandingkan dengan posisi pra Covid-19, kinerja ekspor masih konsisten meningkat. 

Baca Juga: Sejumlah ekonom prediksi kinerja ekspor Indonesia pada Oktober 2021 kembali surplus

“Tahun 2021 ini lebih baik daripada ekspor tahun 2019 maupun tahun 2020,” tegas Margo, Senin (15/11) via video conference. 

Margo merinci, ekspor baik minyak dan gas (migas) dan non migas juga turut meningkat pada bulan Oktober 2021. 

Ekspor migas pada Oktober tercatat US$ 1,03 miliar atau naik 9,91% mtm dari September 2021 yang sebesar US$ 930 juta. Kemudian bila dibandingkan dengan Oktober 2020 yang pada waktu itu tercatat US$ 610 juta, nilai ekspor migas tercatat naik 66,84% yoy. 

Sementara itu, ekspor non migas tercatat US$ 21,00 miliar atau naik 6,75% mtm dari September 2021 yang sebesar US$ 19,67 miliar. Kemudian bila dibandingkan dengan Oktober 2020 yang pada waktu itu tercatat US$ 13,75 miliar, nilai ekpsor non migas tercatat naik 52,75% yoy.

. Ke depan, Margo berharap kinerja ekspor masih tetap berdaya karena ini membawa angin segar bagi prospek pertumbuhan eknomi domestik. 

“Semoga bisa dipertahankan untuk tahun-tahun ke depan dan berdampak lebih pada pemulihan ekonomi Indonesia,” tandas Margo. 

Selanjutnya: Inilah saham emiten CPO yang perlu dibeli saat harga minyak sawit naik

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
HUTKONTAN30
Kontan Academy
CFO Lens Winning Sales Proposal

[X]
×