kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 3.027.000   167.000   5,84%
  • USD/IDR 16.826   31,00   0,18%
  • IDX 7.887   -442,44   -5,31%
  • KOMPAS100 1.101   -63,78   -5,47%
  • LQ45 800   -33,16   -3,98%
  • ISSI 278   -20,20   -6,79%
  • IDX30 418   -11,50   -2,68%
  • IDXHIDIV20 502   -7,68   -1,51%
  • IDX80 123   -6,46   -5,00%
  • IDXV30 135   -3,96   -2,85%
  • IDXQ30 136   -2,34   -1,69%

Neraca Perdagangan September 2018 diproyeksikan defisit US$ 600 juta


Minggu, 14 Oktober 2018 / 16:41 WIB
Neraca Perdagangan September 2018 diproyeksikan defisit US$ 600 juta
ILUSTRASI. Pengendalian Impor


Reporter: Benedicta Prima | Editor: Sanny Cicilia

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. David Sumual, Ekonom Bank Central Asia (BCA) memprediksi neraca perdagangan pada September 2018 ini defisit US$ 600 juta. Penyebabnya, impor bahan bakar minyak (BBM) yang masih tinggi.

"Impor masih cukup tinggi terutama bahan baku, termasuk BBM," ungkap David kepada Kontan.co.id, Minggu (14/10).

Proyeksi tersebut lebih tipis dibandingkan kondisi neraca perdagangan pada Agustus 2018 yang defisit sebesar US$ 1,02 miliar. Penyebab defisit pada Agustus lalu karena nilai ekspor yang menurun sebanyak 2,9% dari bulan sebelumnya atau senilai US$ 15,82 miliar.

Penurunan ekspor terjadi pada sektor migas yang turun 3,27% month-on-month (MoM) dari US$ 1,43 miliar menjadi US$ 1,38 miliar. Penurunan terutama disebabkan penurunan ekspor gas.

Sedangkan pada ekspor non migas terjadi penurunan 2,86% dari US$ 14,86 miliar menjadi US$ 14,43 miliar. Penurunan non-migas terbesar terjadi padi sektor pertambanhan dan lainnya turun 13,58% menjadi US$ 2,35 miliar.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
SPT Tahunan PPh Coretax: Mitigasi, Tips dan Kertas Kerja Investing From Zero

[X]
×