kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.610.000   7.000   0,27%
  • USD/IDR 18.008   -24,00   -0,13%
  • IDX 6.234   -1,63   -0,03%
  • KOMPAS100 818   1,65   0,20%
  • LQ45 624   2,69   0,43%
  • ISSI 216   0,62   0,29%
  • IDX30 350   0,23   0,07%
  • IDXHIDIV20 430   0,32   0,08%
  • IDX80 94   0,31   0,33%
  • IDXV30 119   1,05   0,89%
  • IDXQ30 112   0,22   0,20%

Neraca Perdagangan September 2018 diproyeksikan defisit US$ 600 juta


Minggu, 14 Oktober 2018 / 16:41 WIB
ILUSTRASI. Pengendalian Impor


Reporter: Benedicta Prima | Editor: Sanny Cicilia

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. David Sumual, Ekonom Bank Central Asia (BCA) memprediksi neraca perdagangan pada September 2018 ini defisit US$ 600 juta. Penyebabnya, impor bahan bakar minyak (BBM) yang masih tinggi.

"Impor masih cukup tinggi terutama bahan baku, termasuk BBM," ungkap David kepada Kontan.co.id, Minggu (14/10).

Proyeksi tersebut lebih tipis dibandingkan kondisi neraca perdagangan pada Agustus 2018 yang defisit sebesar US$ 1,02 miliar. Penyebab defisit pada Agustus lalu karena nilai ekspor yang menurun sebanyak 2,9% dari bulan sebelumnya atau senilai US$ 15,82 miliar.

Penurunan ekspor terjadi pada sektor migas yang turun 3,27% month-on-month (MoM) dari US$ 1,43 miliar menjadi US$ 1,38 miliar. Penurunan terutama disebabkan penurunan ekspor gas.

Sedangkan pada ekspor non migas terjadi penurunan 2,86% dari US$ 14,86 miliar menjadi US$ 14,43 miliar. Penurunan non-migas terbesar terjadi padi sektor pertambanhan dan lainnya turun 13,58% menjadi US$ 2,35 miliar.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
KONTAN DIGITAL PREMIUM ACCESS
Kontan Academy
[Intensive Workshop] Business Dashboard, From Excel to Power BI Effective Warehouse Management

[X]
×