kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.592.000   -10.000   -0,38%
  • USD/IDR 17.697   16,00   0,09%
  • IDX 6.474   -60,78   -0,93%
  • KOMPAS100 858   -7,92   -0,91%
  • LQ45 652   -7,02   -1,06%
  • ISSI 224   -1,16   -0,52%
  • IDX30 362   -4,30   -1,17%
  • IDXHIDIV20 452   -6,08   -1,33%
  • IDX80 98   -0,89   -0,90%
  • IDXV30 125   -1,24   -0,98%
  • IDXQ30 117   -1,33   -1,12%

Neraca perdagangan Mei 2020 surplus US$ 2,09 miliar


Senin, 15 Juni 2020 / 11:49 WIB
ILUSTRASI. Kepala dan jajaran BPS dalam penyampaian neraca perdagangan


Reporter: Bidara Pink | Editor: Herlina Kartika Dewi

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Setelah mengalami defisit pada April 2020, Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat neraca perdagangan Mei 2020 mengalami surplus US$ 2,09 miliar. 

Meski mengalami surplus, Kepala BPS Suhariyanto menyebut bahwa capaian ini kurang menggembirakan. Pasalnya, komponen pembentuk neraca dagang yaitu ekspor dan impor tercatat turun cukup dalam pada bulan tersebut. 

Baca Juga: Simak prediksi ekonom Standard Chartered dan IKS terkait neraca dagang Mei 2020

"Kalau dilihat terciptanya surplus ini karena ekspor turun 13,40% mom atau 28,95% yoy. Sementara impor turun 32,65% mom atau 42,20% yoy. Dan penurunan ekspor impor tersebut dipengaruhi oleh penurnan komponennya," kata Suhariyanto, Senin (15/6) via video conference. 

Penurunan ekspor yang terjadi disebabkan oleh negara-negara tujuan utama ekspor mengalami perlambatan ekonomi dan bahkan kontraksi. Sementara penuruan impor terindikasi dari pelemahan daya beli akibat penerapan pembatasan pergerakan manusia. 

Sementara neraca perdagangan kumulatif Januari 2020 - Mei 2020 tercatat surplus US$ 4,31 miliar. Posisi ini jauh lebih baik bila dibandingkan dengan posisi periode sama tahun sebelumnya yang mengalami defisit US$ 2,71 miliar. 

Menurut Suhariyanto, capaian ini terbilang menggembirakan. Apalagi, di tengah Covid-19, neraca dagang Indonesia di periode tersebut tahun ini mampu mencetak surplus. 

Baca Juga: Kekhawatiran gelombang kedua corona akan menekan rupiah, dolar AS jadi safe haven

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×