kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.574.000   -20.000   -0,77%
  • USD/IDR 17.909   -32,00   -0,18%
  • IDX 5.926   -10,17   -0,17%
  • KOMPAS100 765   -0,18   -0,02%
  • LQ45 589   -1,71   -0,29%
  • ISSI 206   -0,73   -0,35%
  • IDX30 328   -1,45   -0,44%
  • IDXHIDIV20 422   -0,98   -0,23%
  • IDX80 87   -0,08   -0,10%
  • IDXV30 116   -0,04   -0,04%
  • IDXQ30 108   -0,46   -0,42%

Neraca perdagangan Mei 2020 surplus US$ 2,09 miliar


Senin, 15 Juni 2020 / 11:49 WIB
ILUSTRASI. Kepala dan jajaran BPS dalam penyampaian neraca perdagangan


Reporter: Bidara Pink | Editor: Herlina Kartika Dewi

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Setelah mengalami defisit pada April 2020, Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat neraca perdagangan Mei 2020 mengalami surplus US$ 2,09 miliar. 

Meski mengalami surplus, Kepala BPS Suhariyanto menyebut bahwa capaian ini kurang menggembirakan. Pasalnya, komponen pembentuk neraca dagang yaitu ekspor dan impor tercatat turun cukup dalam pada bulan tersebut. 

Baca Juga: Simak prediksi ekonom Standard Chartered dan IKS terkait neraca dagang Mei 2020

"Kalau dilihat terciptanya surplus ini karena ekspor turun 13,40% mom atau 28,95% yoy. Sementara impor turun 32,65% mom atau 42,20% yoy. Dan penurunan ekspor impor tersebut dipengaruhi oleh penurnan komponennya," kata Suhariyanto, Senin (15/6) via video conference. 

Penurunan ekspor yang terjadi disebabkan oleh negara-negara tujuan utama ekspor mengalami perlambatan ekonomi dan bahkan kontraksi. Sementara penuruan impor terindikasi dari pelemahan daya beli akibat penerapan pembatasan pergerakan manusia. 

Sementara neraca perdagangan kumulatif Januari 2020 - Mei 2020 tercatat surplus US$ 4,31 miliar. Posisi ini jauh lebih baik bila dibandingkan dengan posisi periode sama tahun sebelumnya yang mengalami defisit US$ 2,71 miliar. 

Menurut Suhariyanto, capaian ini terbilang menggembirakan. Apalagi, di tengah Covid-19, neraca dagang Indonesia di periode tersebut tahun ini mampu mencetak surplus. 

Baca Juga: Kekhawatiran gelombang kedua corona akan menekan rupiah, dolar AS jadi safe haven

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×