kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.844.000   -183.000   -6,05%
  • USD/IDR 16.775   -30,00   -0,18%
  • IDX 8.123   199,87   2,52%
  • KOMPAS100 1.137   29,35   2,65%
  • LQ45 824   17,48   2,17%
  • ISSI 289   10,45   3,75%
  • IDX30 430   9,01   2,14%
  • IDXHIDIV20 515   9,13   1,81%
  • IDX80 127   3,21   2,60%
  • IDXV30 141   5,28   3,90%
  • IDXQ30 139   1,96   1,43%

Neraca Dagang RI-Australia Defisit US$ 9 Juta, Begini Kata Rosan


Rabu, 12 November 2025 / 11:53 WIB
Neraca Dagang RI-Australia Defisit US$ 9 Juta, Begini Kata Rosan
ILUSTRASI. Menteri Investasi dan Hilirisasi Rosan Roeslani turut mendampingi kunjungan kenegaraan Presiden Prabowo Subianto ke Australia.


Reporter: Lailatul Anisah | Editor: Herlina Kartika Dewi

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Menteri Investasi dan Hilirisasi Rosan Roeslani turut mendampingi kunjungan kenegaraan Presiden Prabowo Subianto ke Australia. 

Rosan bilang salah satu tujuan kunjungan kenegaraan ini untuk memperkuat investasi dan perdagangan kedua negara. 

Rosan mencatat saat total perdagangan Indonesia ke Australia baru mencapai US$ 15 juta dan mengalami defisit kurang lebih US$ 9 juta. 

"Kita sudah punya CEPA dan ini kita lihat masih ada potensi yang bisa ditingkatkan terutama di sektor pedagangan dan investasi," ujar Rosan dalam keterangan resminya, Rabu (12/11/2025). 

CEO BPI Danantara ini juga menyampaikan kontribusi sektor jasa masih mendominasi, terlihat dari tingginya jumlah wisatawan Australia yang mencapai 2 juta orang setiap tahunnya berkunjung ke Indonesia. 

Baca Juga: Bertemu PM Albanese, Prabowo Bahas Penguatan Kemitraan Strategis Indonesia–Australia

Kendati demikian, Rosan menyebut hal ini masih terpusat di kawasan Bali. 

"Hal yang sangat positif tapi kita harapkan juga tidak hanya ke Bali tapi juga ke daerah-daerah lain, Labuan Bajo dan lain-lain,” ucap Rosan. 

Selain sektor pariwisata, Rosan mengatakan pihaknya akan melakukan beberapa penjajakan kerja sama dengan perusahaan Australia di berbagai bidang. 

Rosan juga mengklaim akan mengadakan beberapa pertemuan dengan 5 perusahaan swasta Negara Kanguru itu. 

Menurutnya, perusahaan-perusahaan ini sudah menanamkan modal ke Indonesia baik di bidang kesehatan dan hilirisasi. 

Baca Juga: Dukung MBG, Danantara Siapkan Rp 20 Triliun untuk Investasi di Sektor Peternakan Ayam

"Dua di bidang hilirisasi mereka sudah investasi di Indonesia dan ingin melakukan ekspansi. Itu juga akan kita fasilitasi dan juga untuk agriculture di bidang sapi,” jelasnya.

Rosan menambahkan, dalam waktu dekat akan ada investasi besar yang melibatkan Danantara dan berbasis di Australia. 

"Memang ada satu investasi kita yang mungkin Danantara yang cukup besar yang base-nya di sini akan kita (kejar) dalam waktu sangat-sangat dekat ini,” tutup Rosan.

Selanjutnya: Bertemu PM Albanese, Prabowo Bahas Penguatan Kemitraan Strategis Indonesia–Australia

Menarik Dibaca: Promo Weekday Superindo & Hypermart 10-13 November 2025, Diskon 50%-Beli 1 Gratis 1

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
SPT Tahunan PPh Coretax: Mitigasi, Tips dan Kertas Kerja Investing From Zero

[X]
×