kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.413.000   30.000   1,26%
  • USD/IDR 16.702   47,00   0,28%
  • IDX 8.509   -37,16   -0,43%
  • KOMPAS100 1.173   -6,40   -0,54%
  • LQ45 846   -6,27   -0,74%
  • ISSI 301   -0,86   -0,28%
  • IDX30 436   -3,82   -0,87%
  • IDXHIDIV20 504   -3,85   -0,76%
  • IDX80 132   -0,78   -0,59%
  • IDXV30 138   0,50   0,36%
  • IDXQ30 139   -1,24   -0,89%

Naik 10,5 poin, PMI Manufaktur Indonesia ada di level 39,1 pada Juni 2020


Kamis, 02 Juli 2020 / 10:56 WIB
Naik 10,5 poin, PMI Manufaktur Indonesia ada di level 39,1 pada Juni 2020
ILUSTRASI. Pekerja perempuan memproduksi alat pelindung diri sebuah perusahaan garmen saat kunjungan Menteri Ketenagakerjaan Ida Fauziyah di Jakarta, Rabu (1/7/2020). Kunjungan Menaker tersebut guna memastikan pekerja perempuan pada sektor industri tidak mendapatkan


Reporter: Bidara Pink | Editor: Tendi Mahadi

Dengan berkurangnya output, aktivitas pembelian perusahaan juga berkurang drastis, walau tidak separah dalam dua bulan sebelumnya. Perusahaan cenderung memanfaatkan investasi yang ada sebisa mungkin agar tidak menambah timbunan stok yang sudah tinggi akibat tidak terjual karena lemahnya permintaan. 

Demikian juga dengan rantai pasokan masih berada di bawah tekanan pada bulan Juni 2020.

Baca Juga: Asia Pacific Fibers (POLY) nyatakan sanggup pasok bahan baku APD Ina United

Langkah pembatasan aktivitas yang ditetapkan oleh pemerintah mengganggu transportasi sehingga layanan distribusi menjadi terhambat. 

Tantangan lain pada bulan Juni 2020 adalah, perusahaan masih menghadapi kenaikan harga input akibat harga bahan baku yang tinggi serta nilai tukar yang lebih lemah. Hal ini yang membuat harga beberapa barang hasil industri pengolahan menjadi lebih mahal. 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Mitigasi, Tips, dan Kertas Kerja SPT Tahunan PPh Coretax Orang Pribadi dan Badan Supply Chain Management on Practical Inventory Management (SCMPIM)

[X]
×