kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 3.085.000   40.000   1,31%
  • USD/IDR 16.809   26,00   0,15%
  • IDX 8.235   0,22   0,00%
  • KOMPAS100 1.156   -1,44   -0,12%
  • LQ45 834   -3,53   -0,42%
  • ISSI 293   0,28   0,09%
  • IDX30 440   -3,60   -0,81%
  • IDXHIDIV20 527   -6,48   -1,22%
  • IDX80 129   -0,27   -0,21%
  • IDXV30 143   -1,25   -0,87%
  • IDXQ30 141   -1,73   -1,21%

Mustafa siap jelaskan IPO Krakatau ke DPR


Rabu, 24 November 2010 / 20:30 WIB
Mustafa siap jelaskan IPO Krakatau ke DPR
ILUSTRASI. Bursa Efek Indonesia


Reporter: Hans Henricus | Editor: Cipta Wahyana

JAKARTA. Polemik penawaran perdana atau initial public offering (IPO) saham PT Krakatau Steel Tbk (KRAS) terus bergulir. Bahkan, Komisi XI Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) berencana memanggil Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Mustafa Abubakar.

Mustafa mengaku siap memenuhi panggilan wakil rakyat itu kapan pun. "Itu tergantung DPR, bagaimana bagusnya, kami ikuti," ujar Mustafa usai bertemu Presiden Susilo Bambang Yudhoyono di Istana Negara, Rabu (24/11).

Sekadar informasi saja, sebelumnya, wakil Ketua Komisi XI DPR Harry Azhar Azis pernah menyatakan, komisinya akan memanggil Mustafa seusai masa reses. Nah, DPR telah kembali menggelar sidang mulai Senin lalu (22/11).

Kisruh penjualan saham Krakatau Steel mencuat setelah pemerintah memutuskan harga IPO senilai Rp 850 per saham. Banyak kalangan berpendapat, semestinya, harga jual saham Krakatau bisa lebih tinggi.

DPR telah mengizinkan pemerintah melepas 30% saham Krakatau. Namun, dalam IPO, KS dan pemerintah memutuskan hanya melepas 19,61% atau 3,155 miliar saham.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Procurement Strategies for Competitive Advantage (PSCA) AI untuk Digital Marketing: Tools, Workflow, dan Strategi di 2026

[X]
×