kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.635.000   3.000   0,11%
  • USD/IDR 17.911   11,00   0,06%
  • IDX 6.334   -5,54   -0,09%
  • KOMPAS100 835   -3,80   -0,45%
  • LQ45 633   -4,09   -0,64%
  • ISSI 218   -0,18   -0,08%
  • IDX30 356   -2,06   -0,58%
  • IDXHIDIV20 441   -2,49   -0,56%
  • IDX80 95   -0,52   -0,54%
  • IDXV30 119   0,04   0,03%
  • IDXQ30 114   -0,74   -0,65%

Muncul Wacana Pemisahan DJP Jadi Instansi Tersendiri, Ini Kata Pengamat Pajak


Rabu, 15 Maret 2023 / 10:47 WIB
ILUSTRASI. Wacana pemisahan Direktorat Jenderal Pajak (DJP) menjadi instansi tersendiri kembali muncul.ANTARA FOTO/Rivan Awal Lingga/tom.


Reporter: Ferry Saputra | Editor: Herlina Kartika Dewi

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Wacana pemisahan Direktorat Jenderal Pajak (DJP) menjadi instansi tersendiri kembali muncul ke permukaan bersamaan dengan kasus yang menyeret pegawai pajak. 
Pengamat menilai pemisahan DJP menjadi instansi tersebdiri tak perlu dilakukan.

Direktur Eksekutif Pratama-Kreston Tax Reaserch Institute (TRI) Prianto Budi Saptono menyampaikan usulan pemisahan DJP merupakan bagian dari keputusan politis di tingkat UU. 

Dia mengatakan dahulu pernah dibuat RUU KUP yang memisahkan DJP dari Kementerian Keuangan. 

Baca Juga: Ada Kasus Rafael, Ditjen Pajak Tetap Optimistis Target Penerimaan Pajak 2023 Tercapai

"Akan tetapi, usulan tersebut kandas karena kompromi politik antara pemerintah dan DPR," ucap dia kepada Kontan.co.id, Selasa (14/3).

Menurut Prianto, pemisahan tak perlu dilakukan meski ada kasus terkait oknum pegawai pajak. Sebab, kondisi kinerja DJP saat ini terbilang sudah bagus. 

"Hal itu terbukti dari realisasi penerimaan pajak yang melebihi target pada 2021 dan 2022. Oleh karena itu, ulah oknum pegawai nakal tidak harus disikapi dengan pemisahan DJP dari Kemenkeu," ujarnya. 

Prianto menganggap jika DJP dipisah dari Kemenkeu, seharusnya ada RUU KUP baru lagi untuk mengakomodasi pemisahan tersebut. 

Terlebih harus ada pembahasan lagi dengan DPR yang mana akan memakan proses lebih panjang dan bisa saja kembali kandas.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
KONTAN DIGITAL PREMIUM ACCESS
Kontan Academy
[Intensive Workshop] Business Dashboard, From Excel to Power BI Strategi Implementasi PP 20 tahun 2026 (PPh Final UMKM) dan Mitigasi Risiko SP2DK

[X]
×