kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • LQ45681,39   9,25   1.38%
  • EMAS917.000 0,11%
  • RD.SAHAM 0.54%
  • RD.CAMPURAN 0.26%
  • RD.PENDAPATAN TETAP 0.10%

Mulan Jameela bicara soal harga gas industri yang masih tinggi


Selasa, 11 Februari 2020 / 15:39 WIB
Mulan Jameela bicara soal harga gas industri yang masih tinggi
ILUSTRASI. Anggota DPR terpilih dari Partai Gerindra Wulansari atau Mulan Jameela. Tribunnews/Jeprima

Reporter: Handoyo | Editor: Yoyok

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Anggota Komisi VII DPR Mulan Jameela melihat, Perusahaan Gas Negara (PGN) saat kini dalam posisi sulit karena mendapat tekanan dari kalangan industri agar harga gas diturunkan hingga US$ 6/MMBTU di lokasi pelanggan (plant gate).

Menurut Mulan penerapan Perpres 40/2016 tentang penetapan harga gas bumi harus menjamin pembangunan infrastruktur gas tetap berjalan.

Baca Juga: PGN targetkan kenaikan volume distribusi dan transmisi gas bumi di 2020

Oleh karena itu, penerapan harga gas ke industri tidak boleh mengurangi peran PGN sebagai sub-holding gas yang selama ini memiliki komitmen paling besar dalam membangun infrastruktur dan mendorong pemanfaatan gas bumi.

“Pemberian insentif kepada industri harus diambil dari pengurangan penerimaan negara di sektor hulu. Jangan mengganggu penerimaan PGN, karena kita butuh pembangunan infrastruktur gas bumi. Jangan semua diserahkan kepada PGN untuk menanggung biayanya,” kata Mulan di depan direksi dan manajemen PGN, Senin (10/2).

Baca Juga: SKK Migas - BPMA tingkatkan sinergi untuk investasi hulu migas

 

DONASI, Dapat Voucer Gratis!
Dukungan Anda akan menambah semangat kami untuk menyajikan artikel-artikel yang berkualitas dan bermanfaat.

Sebagai ungkapan terimakasih atas perhatian Anda, tersedia voucer gratis senilai donasi yang bisa digunakan berbelanja di KONTAN Store.


TERBARU

[X]
×