kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.673.000   -30.000   -1,11%
  • USD/IDR 17.822   -47,00   -0,26%
  • IDX 6.177   4,80   0,08%
  • KOMPAS100 808   -9,54   -1,17%
  • LQ45 609   -7,52   -1,22%
  • ISSI 213   1,66   0,79%
  • IDX30 345   -4,23   -1,21%
  • IDXHIDIV20 421   -5,17   -1,21%
  • IDX80 92   -1,32   -1,42%
  • IDXV30 113   -1,72   -1,50%
  • IDXQ30 110   -1,54   -1,38%

Mulai Tahun 2023 Bulog Pegang Kendali Komoditas Pajale, Ini yang Perlu Disiapkan


Selasa, 27 Desember 2022 / 17:42 WIB
ILUSTRASI. Bulog mendapat tambahan wewenang untuk mengamankan cadangan pangan Padi atau beras, Jagung dan Kedelai (Pajale). ANTARA FOTO/Arif Firmansyah/wsj.


Reporter: Lailatul Anisah | Editor: Handoyo

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Badan Pangan menargetkan aturan cadangan pangan pemerintah (CPP) tahap 1 akan rampung dan dan ditargetkan mulai berlaku pada awal tahun 2023.

Dengan demikian, Bulog akan secara resmi mendapat tambahan wewenang untuk mengamankan cadangan pangan Padi atau beras, Jagung dan Kedelai (Pajale). 

Pengamat Pertanian Khudori mengatakan, kesiapan Bulog untuk menyimpan cadangan pangan Pajale akan sangat bergantung pada regulasi yang disiapkan dan dibuat oleh regulator yaitu Badan Pangan Nasional (NFA). 

Baca Juga: Pemerintah Pastikan Tak Ada Impor Beras Saat Panen Raya

Menurutnya regulasi yang diatur kali ini harus lengkap meliputi banyak hal mulai dari jumlah cadangan masing - masing komoditas pangan, bagaimana cara menghitung, penetapan kebutuhan masyarakat atas komoditas tersebut, hingga jumlah anggaran. 

"Pelajaran panjang pengelolaan cadangan beras pemerintah bahwa sukses-tidaknya tergantung pada ketersediaan anggaran," jelas Khudori pada Kontan.co.id, Selasa (27/12). 

Selanjutnya, terkait penetapan harga, baik harga pembelian hingga harga jual komoditasnya. Berikutnya, soal penyaluran cadangan pajale. Khudori menekankan, dalam regulasi ini harusnya juga diperjelas terkait aturan penyaluran Pajale. 

Baca Juga: Bulog Siap Dengan Tambahan Tugas Setelah Aturan Cadangan Pangan Sah

"Untuk siapa saja, berasa besar penyalurannya, dan berapa besar penyerapan atau pengadaannya," tutur Khudori. 

"Jika itu (regulasi) semua sudah disiapkan, tidak ada alasan bagi Bulog untuk tidak bisa bekerja dengan baik," terang Khudori. 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Langganan Business Insight promo optimal Supply Chain End-to-End: From Forecast to Customer Value

[X]
×