kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.839.000   0   0,00%
  • USD/IDR 17.553   53,00   0,30%
  • IDX 6.723   -135,58   -1,98%
  • KOMPAS100 893   -22,45   -2,45%
  • LQ45 658   -11,96   -1,79%
  • ISSI 243   -4,93   -1,99%
  • IDX30 371   -5,63   -1,49%
  • IDXHIDIV20 455   -6,14   -1,33%
  • IDX80 102   -2,10   -2,02%
  • IDXV30 130   -2,00   -1,52%
  • IDXQ30 119   -1,28   -1,07%

Mudik, enam tol & 3 fly over baru dibuka


Kamis, 02 Juni 2016 / 18:48 WIB


Reporter: Merlinda Riska | Editor: Adi Wikanto

Jaklarta. Pemerintah telah menyiapkan infrastruktur jalan dan jembatan dalam menghadapi mudik 2016. Untuk memperlancar arus lalu lintas pada mudik 2016 ini, pemerintah akan mengoperasikan sebanyak enam ruas tol baru di Pulau Jawa.

"Ada enam jalan tol juga jembatan baru yang akan siap digunakan untuk jalur mudik 2016," kata Danis H. Sumadilaga, Staf Ahli Menteri PUPR Bidang Keterpaduan Pembangunan, saat wawancara khusus dengan KONTAN, Rabu (1/6).

Enam jalan tol tersebut adalah:
1. Pejagan-Pemalang/Tegal Barat (operasi 26 km) Provinsi Jawa Tengah
2. Bawean-Salatiga (fungsional 17,57 km) Provinsi Jawa Tengah
3. Solo-Kertosono (fungsional 10 km) Provinsi Jawa Tengah
4. Surabaya-Mojokerto (Operasi 18 km) Provinsi Jawa Timur
5. Kertosono-Mojokerto/Mojokerto Barat-Mojokerto Utara (operasi 5 km) Provinsi Jawa Timur
6. Gempol-Pasuruan/Rembang (Fungsional 13 km) Provinsi Jawa Timur

Danis berujar, beberapa jembatan atau Fly Over (FO) yang siap dilalui sebagai jalur mudik di antaranya adalah FO.Jombor di Yogyakarta, Jalan Baru Lingkar Sumpiuh sepanjang 5 km di ruas selatan Jawa Tengah dan FO Palur di ruas jalan Semarang-Salatiga-Solo.

"Di lingkar Sumpiuh yang merupakan perlintasan kereta api itu sering bikin macet, maka itu, kami buatkan bypass-nya sepanjang 5 km dan dibuka untuk arus mudik Lebaran ini. Hal itu akan sangat kelancaran membantu arus lalu lintas," jelasnya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Kepailitan & PKPU, dalam Turbulensi Perekonomian : Ancaman atau Solusi?

[X]
×