kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.940.000   20.000   0,68%
  • USD/IDR 16.808   -72,00   -0,43%
  • IDX 8.032   96,61   1,22%
  • KOMPAS100 1.132   15,02   1,34%
  • LQ45 821   5,36   0,66%
  • ISSI 284   5,77   2,08%
  • IDX30 427   0,41   0,10%
  • IDXHIDIV20 513   -1,95   -0,38%
  • IDX80 127   1,53   1,22%
  • IDXV30 139   0,46   0,33%
  • IDXQ30 139   -0,29   -0,21%

Moeldoko: Ada perubahan episentrum virus corona dari China ke Korea


Selasa, 03 Maret 2020 / 00:04 WIB
Moeldoko: Ada perubahan episentrum virus corona dari China ke Korea
ILUSTRASI. Kepala Staf Kepresidenan Moeldoko usai menghadiri seminar publik Kartu Prakerja sebagai upaya mewujudkan SDM unggul Indonesia maju, Selasa (18/2). KSP: implementasi program pra-kerja paling cepat April 2020. KONTAN/Lidya Yuniartha


Reporter: Abdul Basith | Editor: Yudho Winarto

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Kepala Staf Kepresidenan Moeldoko menegaskan pemerintah akan meningkatkan atensi terhadap negara yang menjadi episentrum virus corona (COVID-19). Melihat situasi saat ini, mulai ada perubahan episentrum virus corona yang sebelumnya di Wuhan, China.

"Ada perubahan episentrum dari China ke Korea, berikutnya ke Iran itu jadi atensi kita jadi mobilitas kita atensi kita," ujar Moeldoko di kantornya, Senin (2/3).

Baca Juga: Sempat tangani pasien virus corona di Depok, saham MIKA tersungkur

Namun pembatasan masih belum diputuskan oleh pemerintah. Nanti pembatasan tersebut akan dibahas lebih lanjut bersama Kementerian Luar Negeri.

Meski begitu pembatasan hanya akan diberlakukan untuk orang. Sementara untuk mobilitas barang masih akan dibuka seperti pada China.

Asal tahu saja, Indonesia sudah mengonfirmasi 2 pasien positif COVID-19. Penularan tersebut diduga melalui Warga Negara Asing yang masuk ke Indonesia.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Intensive Sales Coaching: Lead Better, Sell More! Supply Chain Management on Practical Sales Forecasting (SCMPSF)

[X]
×