kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.857.000   0   0,00%
  • USD/IDR 17.020   -18,00   -0,11%
  • IDX 7.027   -157,66   -2,19%
  • KOMPAS100 971   -21,90   -2,21%
  • LQ45 715   -12,21   -1,68%
  • ISSI 251   -5,90   -2,30%
  • IDX30 389   -4,63   -1,18%
  • IDXHIDIV20 483   -4,52   -0,93%
  • IDX80 109   -2,25   -2,01%
  • IDXV30 133   -1,42   -1,05%
  • IDXQ30 127   -1,23   -0,96%

Minyak Goreng, Daging dan telur Ayam Jadi Penyumbang Inflasi di April 2022


Senin, 09 Mei 2022 / 13:34 WIB
ILUSTRASI. Harga baru minyak goreng kemasan mengikuti pasar pada salah satu gerai ritel di Jakarta, Kamis (17/3/2022). Minyak Goreng, Daging dan telur Ayam Jadi Penyumbang Inflasi di April 2022.


Reporter: Siti Masitoh | Editor: Noverius Laoli

KONTAN.CO.ID -  JAKARTA. Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat, inflasi pada April 2022 sebesar 0,95% month on month (mom) atau secara tahunan sebesar 3,47% year on year (yoy).

Kepala BPS Margo Yuwono mengatakan, adapun penyumbang inflasi berdasarkan komponennya, paling besar pada harga bergejolak yang memberikan andil inflasi sebesar 0,39%.

“Penyebab utamanya adalah kenaikan harga minyak goreng, daging ayam ras, dan telur ayam ras,” katanya dalam Rilis BPS, Senin (9/5).

Baca Juga: BPS Catat Nilai Tukar Petani April 2022 Turun 0,76%

Penyumbang terbesar kedua berdasarkan komponennya terjadi pada harga yang diatur pemerintah yakni memberikan andil inflasi sebesar 0,31%. Ini disebabkan oleh kenaikan harga bensin dan tarif angkutan udara, serta bahan bakar rumah tangga.

Sementara itu, pada  komponen inti memberikan andil inflasi sebesar 0,24%, disumbang oleh kenaikan harga ikan segara, kue kering dan berminyak, serta mobil. 

Adapun, jika dilihat menurut komponen khusus, penyumbang terbesar inflasi April adalah komponen bahan makanan dan juga komponen lainnya.

Baca Juga: Inflasi April 2022 Capai 0,95%, BPS: Tertinggi Sejak Januari 2017

Diantaranya, komponen bahan makanan menyumbang inflasi sebesar 0,41%, sementara komponen lainnya sebesar 0,53%, disusul oleh komponen energi yang sebesar 0,19%.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×