kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.733.000   4.000   0,15%
  • USD/IDR 17.789   55,00   0,31%
  • IDX 6.221   -34,23   -0,55%
  • KOMPAS100 825   -6,05   -0,73%
  • LQ45 625   0,55   0,09%
  • ISSI 212   -0,83   -0,39%
  • IDX30 355   0,75   0,21%
  • IDXHIDIV20 436   1,25   0,29%
  • IDX80 94   -0,15   -0,16%
  • IDXV30 116   -0,32   -0,28%
  • IDXQ30 114   0,59   0,52%

Minta Pagar Laut Tidak Dibongkar, Menteri KKP: Itu Barang Bukti


Minggu, 19 Januari 2025 / 13:32 WIB
Minta Pagar Laut Tidak Dibongkar, Menteri KKP: Itu Barang Bukti
ILUSTRASI. ANTARA FOTO/Fakhri Hermansyah/tom. Menteri KKP Sakti Wahyu Trenggono meminta agar pagar bambu sepanjang 30,16 kilometer di laut wilayah Kabupaten Tangerang tidak dibongkar.


Reporter: kompas.com | Editor: Tri Sulistiowati

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Menteri Kelautan dan Perikanan Sakti Wahyu Trenggono meminta agar pagar bambu yang membentang sepanjang 30,16 kilometer di laut wilayah Kabupaten Tangerang, Banten, tidak dibongkar. 

Pagar tersebut dianggap sebagai barang bukti dalam proses penyelidikan yang sedang dilakukan oleh Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP). 

"Kemarin saya mendengar ada pembongkaran oleh angkatan laut, ya saya nggak tahu, harusnya itu barang bukti," ujar Trenggono di Pantai Kedonganan, Jimbaran, Kabupaten Badung, Bali, Minggu (19/1/2025).

Menyelidiki pemilik pagar misterius

Ia menegaskan bahwa pembongkaran seharusnya dilakukan setelah pihaknya mengetahui siapa dalang di balik pemasangan pagar laut tersebut. 

Baca Juga: Instruksi Prabowo, Pagar Laut di Tangerang Dibongkar TNI Angkatan Laut

Hingga saat ini, KKP masih menyelidiki pemilik pagar misterius itu. 

"Kalau pencabutan kan tunggu dulu dong, kalau sudah ketahuan siapa yang nanam. Kalau nyabut kan gampang. Kalau sudah terdeteksi, terbukti, sudah diproses hukum, baru jelas (dibongkar)," tambah Trenggono. 

Sebelumnya, dilaporkan bahwa tiga pasukan khusus TNI Angkatan Laut terlibat dalam pembongkaran pagar laut di perairan Tanjung Pasir, Tangerang, Banten, pada Sabtu (18/1/2025). 

Ketiga pasukan tersebut adalah Komando Pasukan Katak (Kopaska), Marinir, dan Dinas Penyelamatan Bawah Air (Dislambair). 

Komandan Pangkalan Utama TNI AL (Lantamal) III Jakarta, Brigadir Jenderal (Mar) Harry Indarto, menjelaskan bahwa pelibatan personel Dislambair bertujuan untuk mengukur kedalaman patok bambu pagar laut. 

"Kami perlu mengetahui kedalaman patok-patok yang sudah tertanam dan sudah berapa lama," kata Harry di Tangerang pada hari yang sama.

Baca Juga: KKP Optimalkan DAK untuk Bedah UPI Mikro Kecil Dukung Swasembada Pangan

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Minta Pagar Laut Tangerang Tidak Dibongkar, Menteri KKP: Itu Barang Bukti", Klik untuk baca: https://regional.kompas.com/read/2025/01/19/124621478/minta-pagar-laut-tangerang-tidak-dibongkar-menteri-kkp-itu-barang-bukti.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Langganan Business Insight promo optimal Supply Chain End-to-End: From Forecast to Customer Value

[X]
×