kontan.co.id
| : WIB | INDIKATOR |

Minim katalis konsumsi, Ekonom: penjualan eceran kuartal III wajar lesu


Rabu, 09 Oktober 2019 / 18:49 WIB

Minim katalis konsumsi, Ekonom: penjualan eceran kuartal III wajar lesu
ILUSTRASI. Survei Penjualan Eceran ----- Pedagang bahan makanan eceran beraktivitas di pasar tradisional di Bekasi, Jawa Barat, Selasa (7/5). Hasil survei penjualan eceran yang dirilis Bank Indonesia mengindikasikan tekanan harga di tingkat pedagang eceran dalam tig

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Laju pertumbuhan penjualan eceran sepanjang kuartal ketiga tahun ini diperkirakan melambat.  Berdasarkan hasil survei penjualan eceran bank sentral tersebut, penjualan eceran kuartal III-2019 diprediksi hanya akan tumbuh 1,8% year-on-year (yoy). 

Pertumbuhan tersebut jauh lebih rendah dibandingkan pada kuartal II-2019 yaitu 4,2% yoy. Juga lebih rendah dibandingkan kuartal III-2018 yang mencapai 4,6% yoy. 

Baca Juga: BI proyeksi penjualan eceran kuartal III-2019 melambat

Ekonom BCA David Sumual mengatakan, perlambatan penjualan di sektor ritel memang terlihat, baik berdasarkan bukti anekdot maupun pengakuan para pelaku di lapangan. 

“Di kuartal ketiga kurang ada katalis konsumsi, berbeda dengan kuartal dua di mana belanja bansos, belanja pemilu, dan lebaran mendorong konsumsi,” tutur David, Rabu (9/10). 

Menurunnya penjualan eceran dinilai David lebih banyak dipengaruhi oleh kelompok masyarakat berpendapatan menengah ke bawah. Dengan minimnya katalis, kecenderungan masyarakat untuk membelanjakan kelebihan pendapatnya untuk konsumsi (marginal propensity to consume) pun berkurang. 

Di samping itu, penurunan penjualan eceran juga akibat melemahnya harga komoditas sepanjang tahun ini. Lantas, pendapatan masyarakat di daerah penghasil komoditas menurun sehingga daya beli pun ikut tertekan. 

Baca Juga: Survei BI: Tekanan harga tiga bulan ke depan meningkat, penjualan eceran menurun


Reporter: Grace Olivia
Editor: Noverius Laoli

Video Pilihan


Close [X]
×