kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.605.000   -25.000   -0,95%
  • USD/IDR 17.929   94,00   0,53%
  • IDX 6.296   -79,13   -1,24%
  • KOMPAS100 821   -11,86   -1,42%
  • LQ45 625   -8,30   -1,31%
  • ISSI 218   -2,87   -1,30%
  • IDX30 346   -4,57   -1,30%
  • IDXHIDIV20 430   -4,33   -1,00%
  • IDX80 94   -1,27   -1,34%
  • IDXV30 118   -1,23   -1,04%
  • IDXQ30 111   -1,41   -1,26%

Minim katalis konsumsi, Ekonom: penjualan eceran kuartal III wajar lesu


Rabu, 09 Oktober 2019 / 18:49 WIB
ILUSTRASI. Survei Penjualan Eceran ----- Pedagang bahan makanan eceran beraktivitas di pasar tradisional di Bekasi, Jawa Barat, Selasa (7/5). Hasil survei penjualan eceran yang dirilis Bank Indonesia mengindikasikan tekanan harga di tingkat pedagang eceran dalam tig


Reporter: Grace Olivia | Editor: Noverius Laoli

Ekonom INDEF Bhima Yudhistira menambahkan, pelemahan daya beli masyarakat kelas bawah juga terlihat dari Nilai Tukar Petani yang rendah bahkan sempat berada di bawah level 103. 

“Upah buruh secara riil juga terkontraksi.  Dan adanya kekhawatiran kenaikan beberapa pos tarif seperti BBM bersubsidi, BPJS Kesehatan. Jadi banyak yang mengikat pinggang untuk belanja lebih banyak,” tutur Bhima, Rabu (9/10). 

Baca Juga: Agustus, penjualan eceran tumbuh makin lambat

David mengatakan, perkembangan tingkat inflasi yang relatif stabil setidaknya menolong prospek pertumbuhan ekonomi kendati ada tekanan pada penjualan eceran seperti ini.

Menurutnya, penjualan eceran mestinya bisa tumbuh lebih tinggi pada kuartal keempat seiring bertambahnya katalis musiman menjelang akhir tahun. 

“Pertumbuhan ekonomi masih bisa di kisaran 5% ditopang oleh konsumsi rumah tangga meski memang daya dorongnya melemah di kuartal III. Percepatan belanja pemerintah harapannya juga bisa mendukung,” kata David. 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
HUTKONTAN30
Kontan Academy
CFO Lens Winning Sales Proposal

[X]
×