kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.940.000   20.000   0,68%
  • USD/IDR 16.808   -72,00   -0,43%
  • IDX 8.032   96,61   1,22%
  • KOMPAS100 1.132   15,02   1,34%
  • LQ45 821   5,36   0,66%
  • ISSI 284   5,77   2,08%
  • IDX30 427   0,41   0,10%
  • IDXHIDIV20 513   -1,95   -0,38%
  • IDX80 127   1,53   1,22%
  • IDXV30 139   0,46   0,33%
  • IDXQ30 139   -0,29   -0,21%

Meutia Hatta: Kami sudah lama menanti gelar ini


Rabu, 07 November 2012 / 16:53 WIB
Insentif tenaga medis yang menangani pandemi Covid-19 sudah mengalir Rp 4,75 triliun tahun ini. ANTARA FOTO/M Risyal Hidayat/rwa.


Reporter: Yudho Winarto | Editor: Edy Can

JAKARTA. Meutia Hatta mengaku sangat senang dan gembira atas pemberian gelar pahlawan nasional kepada Mohammad Hatta. Pasalnya, Meutia mengaku sudah lama menanti gelar itu bagi ayahnya.

"Tentu saja sangat layak menjadi pahlawan nasional karena dari umur 23 tahun, beliau sudah berjuang untuk Indonesia," katanya di Istana Negara, Rabu (7/11).

Putri sulung mantan wakil presiden Indonesia pertama bersyukur dan berterima kasih kepada negara yang telah menganugerahi gelar pahlawan. Menurutnya, pemikiran dan pergerakan Hatta telah mempengaruhi jalannya sejarah.

Meutia menyebutkan Pidato Indonesia Merdeka pada 22 Maret 1928, Pidato di Lapangan IKADA di 8 Desember 1942, yang membakar nasionalisme rakyat Indonesia,  serta pemikiran utama tentang demokrasi, ekonomi dan koperasi. Itu sedikit perjuangan yang telah dilakukan Hatta.

"Beliau lebih suka melihat Indonesia tenggelam di dasar lautan dari pada jadi embel-embel bangsa asing, dan itu juga di pidato pledoi beliau sudah dinyatakan di Belanda," katanya.

Sebagai informasi, menjelang hari pahlawan pada 10 November nanti. Negara menganugerahi pahlawan nasional kepada Soekarno-Hatta.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Intensive Sales Coaching: Lead Better, Sell More! Supply Chain Management on Practical Sales Forecasting (SCMPSF)

[X]
×