kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.630.000   -15.000   -0,57%
  • USD/IDR 17.923   53,00   0,30%
  • IDX 5.680   -141,04   -2,42%
  • KOMPAS100 733   -19,02   -2,53%
  • LQ45 559   -13,71   -2,39%
  • ISSI 197   -4,23   -2,10%
  • IDX30 318   -7,23   -2,22%
  • IDXHIDIV20 392   -8,58   -2,14%
  • IDX80 83   -2,13   -2,50%
  • IDXV30 106   -1,93   -1,78%
  • IDXQ30 103   -2,20   -2,10%

Meski Ada Tantangan, Bank Mandiri Optimistis Perekonomian Tahun Ini Bakal Lebih Baik


Selasa, 25 Januari 2022 / 10:31 WIB
ILUSTRASI. Kawasan perkantoran di Jakarta, Senin (10/1). /Pho. KONTAN/Carolus Agus Waluyo/10/01/2022.


Reporter: Bidara Pink | Editor: Tendi Mahadi

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Bank Mandiri optimistis terjadi peningkatan pertumbuhan ekonomi pada tahun 2022. Direktur Treasury & International Banking Bank Mandiri Panji Irawan memperkirakan, pertumbuhan ekonomi pada tahun ini bisa mencapai 5,17% yoy, atau lebih tinggi dari perkiraan pertumbuhan pada tahun 2021 yang sebesar 3,69% yoy. 

Meski berpotensi meningkat, Panji mengingatkan masih ada beberapa tantangan yang membayangi prospek pertumbuhan ekonomi Indonesia. 

“Tantangan utama adalah peningkatan penyebaran Omicron yang menjadi risiko pemulihan ekonomi Indonesia yang sedang berlangsung. Harus monitor perkembangan kasus tersebut,” kata Panji dalam Konferensi Pers Pre Event Mandiri Investment Forum 2022, Selasa (25/1). 

Selain Omicron, Panji juga melihat tantangan lain berupa normalisasi kebijakan dan potensi kenaikan suku bunga global sebagai respon dari tingginya inflasi di beberapa negara. 

Baca Juga: Mandiri Investment Forum 2022 Hadirkan Ribuan Investor dengan Total AUM US$ 4 Triliun

Inflasi ini juga sebagai dampak dari permasalahan rantai pasok dan peningkatan harga-harga komoditas. 

Untuk menghadapi tantangan tersebut, respon otoritas harus sigap. Dalam hal ini, pemerintah bisa fokus dalam reformasi struktural, perekonomian berbasis lingkungan, mengembangkan sektor usaha adaptasi teknologi yang tak terkecuali di sektor keuangan. 

Maraknya digitalisasi juga memicu perkembangan ekosistem digital dan prospeknya tentu manis kepada pertumbuhan ekonomi Indonesia. 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×