kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.947.000   -7.000   -0,24%
  • USD/IDR 16.795   -35,00   -0,21%
  • IDX 8.169   37,52   0,46%
  • KOMPAS100 1.152   5,94   0,52%
  • LQ45 832   2,38   0,29%
  • ISSI 291   2,29   0,79%
  • IDX30 431   0,03   0,01%
  • IDXHIDIV20 517   -1,74   -0,34%
  • IDX80 129   0,63   0,49%
  • IDXV30 141   0,04   0,03%
  • IDXQ30 140   -0,42   -0,30%

Mesin dorong impor Nov 2017 naik jadi US$ 12,66 M


Kamis, 15 Desember 2016 / 15:00 WIB
Mesin dorong impor Nov 2017 naik jadi US$ 12,66 M


Reporter: Adi Wikanto | Editor: Adi Wikanto

JAKARTA. Seperti biasa, nilai impor Indonesia menjelang tutup tahun selalu meningkat. Demikian juga yang terjadi pada November 2016, nilai impor mencapai US$ 12,66 miliar atau naik 10% dibandingkan Oktober 2016. Kinerja ini membaik jika dibandingkan November 2015 naik 9,88%.

Badan Pusat Statistik (BPS) mengumumkan, impor nonmigas November 2016 mencapai US$ 10,90 miliar atau naik 9,39% jika dibandingkan Oktober 2016. Demikian pula apabila dibandingkan November 2015 naik 10,31%.

Impor migas November 2016 mencapai US$ 1,76 miliar atau naik 13,89% jika dibandingkan Oktober 2016 dan naik 7,27% dibandingkan November 2015.

Secara kumulatif nilai impor Januari–November 2016 mencapai US$ 122,86 miliar atau turun 5,94% dibanding periode yang sama tahun 2015. Kumulatif nilai impor terdiri dari impor migas US$ 17,07 miliar (turun 25,17%) dan nonmigas US$ 105,79 miliar (turun 1,87%).

Peningkatan impor nonmigas terbesar November 2016 adalah golongan mesin dan peralatan listrik US$ 210,3 juta (15,23%), sedangkan penurunan terbesar adalah golongan kapal laut dan bangunan terapung US$ 55,8 juta (40,97%).

Tiga negara asal barang impor nonmigas terbesar Januari–November 2016 adalah China dengan nilai US$ 27,55 miliar (26,04%), Jepang US$ 11,84 miliar (11,20%), dan Thailand US$ 7,95 miliar (7,52%).

Nilai impor golongan bahan baku/penolong dan barang modal selama Januari–November 2016 mengalami penurunan dibanding periode yang sama tahun sebelumnya masing-masing sebesar 6,77% dan 10,57%. Sebaliknya impor golongan barang konsumsi meningkat 13,07%.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Intensive Sales Coaching: Lead Better, Sell More! When (Not) to Invest

[X]
×