kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.819.000   -20.000   -0,70%
  • USD/IDR 17.580   27,00   0,15%
  • IDX 6.723   -135,58   -1,98%
  • KOMPAS100 893   -22,45   -2,45%
  • LQ45 658   -11,96   -1,79%
  • ISSI 243   -4,93   -1,99%
  • IDX30 371   -5,63   -1,49%
  • IDXHIDIV20 455   -6,14   -1,33%
  • IDX80 102   -2,10   -2,02%
  • IDXV30 130   -2,00   -1,52%
  • IDXQ30 119   -1,28   -1,07%

Menteri Rini punya dua kewarganegaraan?


Selasa, 30 Juni 2015 / 23:14 WIB


Sumber: TribunNews.com | Editor: Hendra Gunawan

JAKARTA. Anggota Komisi III dari Fraksi PDIP, Masinton Pasaribu, mengatakan bahwa negara telah kecolongan jika mempunyai pejabat negara yang memiliki kewarganegaraan ganda.

"Negara yang kecolongan. Tidak boleh ada satupun pejabat negara yang memiliki dwiwarga negara," ujarnya di Gedung DPR/MPR, Jakarta, Selasa (30/6).

Menurutnya, Indonesia adalah negara yang bukan menganut paham kewarganegaraan ganda. Siapapun yang mempunyai dua kewarganegaraan harus memilih satu kewarganegaraan.

Sebelumnya, Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Rini Soemarno mengaku lahir di Maryland, yang merupakan negara bagian dari Amerika Serikat.

Namun Rini membantah memiliki dua kewarganegaraan yang seperti dituduh beberapa pihak.

"Saya memang lahir di Maryland, tapi kalau lahir di Maryland belum berarti saya memiliki kewarganegaraan ganda," ujar Rini di ruang rapat Komisi VI DPR RI, Selasa (30/6). (Amriyono Prakoso)

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×