kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.750.000   10.000   0,36%
  • USD/IDR 17.744   36,00   0,20%
  • IDX 6.502   -24,02   -0,37%
  • KOMPAS100 848   -1,25   -0,15%
  • LQ45 642   -2,64   -0,41%
  • ISSI 228   -0,01   0,00%
  • IDX30 359   -1,39   -0,39%
  • IDXHIDIV20 437   -0,21   -0,05%
  • IDX80 97   -0,26   -0,27%
  • IDXV30 121   0,35   0,29%
  • IDXQ30 114   -0,45   -0,40%

Menteri KKP ditangkap KPK, Jokowi: Pemerintah dukung pemberantasan korupsi


Kamis, 26 November 2020 / 06:20 WIB


Reporter: Abdul Basith Bardan | Editor: Herlina Kartika Dewi

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Presiden Joko Widodo menyatakan pemerintah menghormati proses hukum yang sedang berjalan dalam merespons penangkapan Menteri Kelautan dan Perikanan Edhy Prabowo oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Jokowi juga menyatakan pemerintah mendukung upaya pemberantasan korupsi.

"Tentunya kita menghormati proses hukum yang tengah berjalan di KPK, kita menghormati," ujar Jokowi dalam keterangan resmi, Rabu (25/11).

Asal tahu saja, Menteri Kelautan dan Perikanan Edhy Prabowo ditangkap oleh KPK berkaitan dengan ekspor benih lobster. 

Jokowi meyakini kerja komisi antirasuah tersebut dilakukan dengan prinsip yang sesuai aturan. Antara lain transparan, terbuka, dan profesional.

Baca Juga: Ketua KPK Firli: Menteri KP Edhy ditangkap usai dari Honolulu, Hawaii

Presiden juga menegaskan dukungan terhadap KPK dalam mencegah dan memberantas korupsi. 

Sebelumnya Edhy ditangkap KPK pada dini hari dan tengah menjalani pemeriksaan.

"Pemerintah konsisten mendukung upaya pencegahan dan pemberantasan korupsi," jelas Jokowi.

Selanjutnya: Menteri KKP Edhy Prabowo ditangkap KPK, Wagub DKI: Kami prihatin

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
HUTKONTAN30
Kontan Academy
CFO Lens Winning Sales Proposal

[X]
×