kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.859.000   40.000   1,42%
  • USD/IDR 17.535   104,00   0,60%
  • IDX 6.859   -46,72   -0,68%
  • KOMPAS100 916   0,38   0,04%
  • LQ45 670   1,21   0,18%
  • ISSI 248   -2,34   -0,93%
  • IDX30 377   0,90   0,24%
  • IDXHIDIV20 461   -0,72   -0,16%
  • IDX80 104   0,22   0,22%
  • IDXV30 132   0,58   0,44%
  • IDXQ30 120   -0,91   -0,75%

Menteri Investasi Percaya Diri Penyerapan Tenaga Kerja Indonesia Makin Meningkat


Selasa, 29 April 2025 / 15:00 WIB
Menteri Investasi Percaya Diri Penyerapan Tenaga Kerja Indonesia Makin Meningkat
ILUSTRASI. Menteri Investasi dan Hilirisasi/Kepala BKPM Rosan Roeslani.


Reporter: Dendi Siswanto | Editor: Ignatia Maria Sri Sayekti

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Kementerian Investasi/Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) melaporkan realisasi investasi pada kuartal I-2025 telah mencapai Rp 465,2 triliun atau tumbuh 15,9% secara year on year (yoy).

Dari realisasi tersebut, tenaga kerja Indonesia yang berhasil diserap adalah sebanyak 594.104 orang atau tumbuh 8,5% yoy.

Menteri Investasi dan Hilirisasi/Kepala BKPM Rosan Roeslani meyakini bahwa penyerapan tenaga kerja Indonesia akan semakin meningkat pada kuartal-kuartal berikutnya.

Baca Juga: Kementerian Investasi: VinFast akan Bangun Pabrik di Indonesia

Hal ini berkaca pada kinerja investasi dan penyerapan tenaga kerja pada tahun-tahun sebelumnya.

"Tren kuartal berikutnya akan makin meningkat penerimaan tenaga kerjanya. Jadi ini sangat-sangat yang positif. Kami meyakini peningkatannya akan terus berjalan ke depannya," ujar Rosan dalam Konferensi Pers di Jakarta, Selasa (29/4).

Sebagai informasi, penyerapan tenaga kerja Indonesia dalam lima tahun terakhir memang menunjukkan peningkatan.

Baca Juga: Kepala BKPM: Apple Sudah Berkomitmen untuk Investasi US$ 1 Miliar di RI

Pada tahun 2021, jumlah penyerapan tenaga kerja Indonesia mencapai 1,20 juta orang, kemudian pada tahun 2022 mencapai 1,30 juta orang.

Selanjutnya pada tahun 2023 angkanya kembali meningkat menjadi 1,82 juta orang, serta pada tahun 2024 sebesar 2,45 juta orang. 

Baca Juga: Kementerian Investasi Upayakan Peningkatan Investasi Portofolio, Ini Saran Ekonom

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Kepailitan & PKPU, dalam Turbulensi Perekonomian : Ancaman atau Solusi?

[X]
×