kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.630.000   -15.000   -0,57%
  • USD/IDR 17.911   41,00   0,23%
  • IDX 5.672   -148,76   -2,56%
  • KOMPAS100 733   -19,19   -2,55%
  • LQ45 559   -13,70   -2,39%
  • ISSI 197   -4,60   -2,28%
  • IDX30 318   -7,29   -2,24%
  • IDXHIDIV20 392   -8,84   -2,21%
  • IDX80 83   -2,19   -2,56%
  • IDXV30 107   -1,62   -1,50%
  • IDXQ30 102   -2,38   -2,27%

Mentan optimis harga daging sapi akan kompetitif


Kamis, 09 Juni 2016 / 14:21 WIB


Sumber: Kompas.com | Editor: Sanny Cicilia

JAKARTA. Dalam mengatasi fluktuasi harga daging sapi pemerintah saat ini tengah mengimpor 27.400 daging sapi untuk Ramadan dan Lebaran 2016.

Dalam rencana impor daging sapi kali ini, pemerintah mengizinkan swasta ikut ambil bagian dalam 27.400 ton daging sapi impor.

"Kuota swasta lebih dari 20.000 ton pokoknya," ujar Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman di Gedung Parlemen, Jakarta, Rabu (8/6).

Mentan menjelaskan, keterlibatan swasta tidak melanggar Permentan, karena ini keputusan rapat koordinasi terbatas (Rakortas) antara Kementerian Pertanian, Kementerian Perdagangan, dan Kementerian BUMN.

"Kalau setuju di rakortas itu bisa jalan. Jadi itu keputusan di sana, biar ada Permentan, Permendag, tapi kalau ada rakortas itu bisa jadi keputusan spesial. Jadi langsung kita putusin bersama," tambah Mentan.

Menurutnya, dengan terlibatnya swasta dalam rencana impor agar terjadi suasana kompetisi yang positif antara swasta dengan BUMN dan BUMD.

"Enggak usah sanksi, kita cerita bagaimana dia (daging) turun dan kelihatan bagaimana dia pengusaha bisa melakukan hal itu. Kita akan awasi ini," jelasnya.

Sementara itu, Amran mengatakan untuk Badan Usaha Milik Negara (BUMN), kuota impor daging sekitar 15.000 ton, lebih kecil dari swasta. (Pramdia Arhando Julianto)

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
KONTAN DIGITAL PREMIUM ACCESS
Kontan Academy
Inventory Management: From Chaos to Control Sales Coaching: Lead Better, Sell More!

[X]
×