kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.630.000   -15.000   -0,57%
  • USD/IDR 17.927   57,00   0,32%
  • IDX 5.711   -110,07   -1,89%
  • KOMPAS100 738   -13,77   -1,83%
  • LQ45 563   -10,40   -1,82%
  • ISSI 198   -3,35   -1,66%
  • IDX30 319   -5,85   -1,80%
  • IDXHIDIV20 393   -7,77   -1,94%
  • IDX80 84   -1,60   -1,88%
  • IDXV30 107   -1,43   -1,32%
  • IDXQ30 103   -1,88   -1,79%

Swasta diperbolehkan impor daging sapi


Selasa, 07 Juni 2016 / 19:06 WIB


Reporter: Agus Triyono | Editor: Adi Wikanto

Jakarta. Pemerintah menempuh berbagai cara agar harga kebutuhan pokok saat puasa dan Lebaran bisa ditekan. Salah satunya adalah dengan membuka kembali keran impor daging sapi yang selama setahun belakangan ini diberikan kepada BUMN ke swasta.

Thomas Lembong, Menteri Perdagangan mengatakan, saat ini pihaknya telah menerbitkan izin impor daging sapi ke swasta sebanyak 23.200 ton. "Ini penting karena tahun lalu ada keputusan rakor menko yang mewajibkan semua impor harus lewat BUMN dan sekarang kami batalkan keputusan tersebut supaya pasokan bisa ditambah dan harga daging sesuai harapan," katanya di Kantor Presiden Selasa (7/6).

Selain ke swasta, agar harga daging saat puasa dan lebaran bisa ditekan di harga Rp 80.000 pemerintah juga sudah mengeluarkan izin impor daging sapi ke Bulog sebanyak 10.000 ton. Sampai dengan Juni kemarin, izin impor tersebut sudah dimanfaatkan 1.800 ton.

Amran Sulaiman, Menteri Pertanian mengatakan, selain membuka kran impor tersebut, untuk menekan harga daging pemerintah juga akan gencar menggelar operasi pasar. Selain melibatkan pemerintah, operasi pasar juga melibatkan swasta. "Ada 1.000 ton dengan harga Rp 75.000 per kg," katanya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×