kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • LQ45691,13   20,36   3.03%
  • EMAS924.000 -0,22%
  • RD.SAHAM -0.69%
  • RD.CAMPURAN -0.34%
  • RD.PENDAPATAN TETAP -0.01%

Mentan: Ekspor beras menanti hasil panen raya bulan Maret


Selasa, 04 Februari 2020 / 18:46 WIB
Mentan: Ekspor beras menanti hasil panen raya bulan Maret
ILUSTRASI. Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo memprediksi ekspor beras bisa dilaksanakan tahun ini

Reporter: Lidya Yuniartha | Editor: Anna Suci

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Kementerian Pertanian (Kementan) mengatakan, wacana ekspor beras dapat terealisasi. Mengingat, produksi beras diproyeksi bakal  surplus pada panen raya yang berlangsung pada bulan Maret-April mendatang.

Sayangnya, Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo belum bisa menyebutkan kapan rencana ekspor beras ini akan dilakukan. Menurut dia, sampai saat ini pihaknya masih mempersiapkan rencana tersebut.

"Kami akan ekspor beras pada saatnya. Kami sedang mempersiapkan itu, karena panen raya nanti Maret-April, kemungkinan produksinya bisa di atas 5 juta - 7 juta ton. Kebutuhan Indonesia kurang lebih 2,4 juta ton dalam waktu 1 bulan, berarti masih surplus," kata Syahrul.

Baca Juga: Kementan klaim pasokan pangan tahun 2020 cukup

Dia menambahkan,  banyak negara yang bisa menjadi sasaran ekspor beras Indonesia. "Banyak sekali, hampir semua tempat membutuhkan beras kami, termasuk ke China," tambah Syahrul.

Sementara itu, Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat produksi beras di tahun 2019 mencaopai 31,31 juta ton, turun 7,75% dari produksi 2018 yang sebesar 33,94 juta ton. Penurunan tersebut akibat adanya banjir di awal tahun dan musim kemarau yang panjang hingga Desember sehingga menyebabkan luas panen padi berkurang sebesar 6,15% di 2019.

Bila melihat rincian produksi beras per bulan di 2019, produksi beras tertinggi terjadi di Maret yang mencapai 5,25 juta ton dan di April sebesar 5,12 juta ton. Bila dibandingkan tahun 2018, produksi beras di Maret mencapai 5,55 juta ton dan di April 4,36 juta ton.

Baca Juga: Januari 2020, Indeks harga perdagangan besar (IHPB) naik 0,29%

Meski terjadi penurunan produksi beras di 2019, BPS pun mengatakan masih terdapat surplus beras sebesar 1,53 juta ton di 2019.




TERBARU

Close [X]
×