kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.916.000   -1.000   -0,03%
  • USD/IDR 16.791   2,00   0,01%
  • IDX 8.980   4,90   0,05%
  • KOMPAS100 1.240   -4,48   -0,36%
  • LQ45 876   -6,31   -0,72%
  • ISSI 331   0,57   0,17%
  • IDX30 444   -6,39   -1,42%
  • IDXHIDIV20 519   -14,10   -2,64%
  • IDX80 138   -0,67   -0,49%
  • IDXV30 144   -3,64   -2,47%
  • IDXQ30 142   -2,84   -1,95%

Mensos: Digitalisasi Bansos Akan Ditambah di 40 Kabupaten/Kota pada Tahun Ini


Selasa, 27 Januari 2026 / 14:50 WIB
Mensos: Digitalisasi Bansos Akan Ditambah di 40 Kabupaten/Kota pada Tahun Ini
ILUSTRASI. Menteri Sosial Gus Ipul (Tribunnews/Jeprima) Menteri Sosial Saifullah Yusuf atau Gus Ipul menyebut pemerintah terus mengembangkan digitalisasi bansos pada tahun ini. ?


Reporter: Lailatul Anisah | Editor: Tri Sulistiowati

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Menteri Sosial Saifullah Yusuf atau Gus Ipul menyebut pemerintah terus mengembangkan digitalisasi bansos pada tahun ini. 

Gus Ipul mengatakan saat ini piloting digitalisasi bansos sudah di mulai di Banyuwangi dan akan ditambah di 40 kabupaten/kota lain di tahun ini. 

"Sekarang di Banyuwangi sudah selesai dan ditahap finalisasi, dan insyaallah tahun ini akan ditambah di 40 kabupaten/kota," kata Gus Ipul dalam Rapat Kerja Bersama Komisi VIII DPR RI, Selasa (27/1/2026). 

Baca Juga: Kementerian PU Butuh Anggaran Rp 74 Triliun untuk Penanganan Bencana 2025-2028

Gus Ipul menegaskan digitalisasi ini merupakan bagian upaya pemerintah untuk menyalurkan bantuan sosial lebih tepat sasaran. 

Menurutnya, berdasarkan hasil piloting di Banyuwangi terbukti bahwa data itu lebih tepat sasaran dengan tingkat erorr turun mendekati 10% dari tingkat erorr sebelumnya yang mencapai 77%.  

Untuk itu, Kemensos akan terus mengembangkan digitalisasi bansos bekerja sama dengan Dewan Ekonomi Nasional (DEN). 

Mantan Wakil Gubernur Jawa Timur ini mengatakan melalui digitalisasi nasional ini, masyarakat bisa mengusulkan atas nama pribadi atau keluarga kepada sistem untuk menjadi penerima manfaat bantuan sosial. 

Hanya saja, nanti sistem itu sendiri yang secara langsung menentukan apakah individu tersebut memenuhi kriteria sebagai penerima bantuan sosial. 

"Ujungnya nanti setiap orang bisa mengajukan menerima bansos, tapi aplikasi ini yang akan menjawab apakah individu atau keluarga bisa mendapatkan bansos memenuhi kriteria atau tidak," pungkasnya. 

Baca Juga: Aktivasi Akun Coretax Meningkat, Tembus 12,6 Juta per 27 Januari 2026

Selanjutnya: Promo Mako Bakery Croissant Mulai Rp 13.000, Berlaku 26-30 Januari 2026

Menarik Dibaca: Kesehatan Kerja: 5 Risiko yang Fatal Akibat Duduk Lama di Depan Laptop

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
SPT Tahunan PPh Coretax: Mitigasi, Tips dan Kertas Kerja Investing From Zero

[X]
×