kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.850.000   -50.000   -1,72%
  • USD/IDR 17.110   58,00   0,34%
  • IDX 7.308   28,38   0,39%
  • KOMPAS100 1.009   3,07   0,31%
  • LQ45 734   0,28   0,04%
  • ISSI 264   3,48   1,33%
  • IDX30 393   -5,78   -1,45%
  • IDXHIDIV20 480   -6,76   -1,39%
  • IDX80 114   0,27   0,24%
  • IDXV30 133   -1,18   -0,87%
  • IDXQ30 127   -1,85   -1,43%

Mensesneg: Belum Ada Rencana Reshuffle Kabinet, Pelantikan Hanya untuk Wamenkeu


Kamis, 05 Februari 2026 / 14:28 WIB
Mensesneg: Belum Ada Rencana Reshuffle Kabinet, Pelantikan Hanya untuk Wamenkeu
ILUSTRASI. Menteri Sekretaris Negara, Prasetyo Hadi menegaskan bahwa tak ada rencana reshuffle pergantian menteri dalam waktu dekat.


Reporter: Lailatul Anisah | Editor: Anna Suci Perwitasari

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Menteri Sekretaris Negara, Prasetyo Hadi menegaskan bahwa tak ada rencana reshuffle pergantian menteri dalam waktu dekat. 

Prasetyo mengatakan, hingga kini rencana pelantikan hanya untuk mengisi kekosongan kursi Wakil Menteri Keuangan (Wamenkeu) menggantikan Thomas Djiwandono menjadi Deputi Gubernur Bank Indonesia. 

"Sehingga kalau misalnya ada, kemungkinan hanya mengisi jabatan yang ditinggalkan oleh Pak Thomas yang sekarang bertugas di Bank Indonesia," katanya di Kantor Bappenas, Kamis (5/2/2026). 

Baca Juga: Meleset dari Target! Tax Ratio 2025 Hanya tercapai 9,3% PDB

Lebih lanjut, menurutnya Presiden dijadwalkan akan melantik Wamenkeu bersamaan dengan pelantikan Adies Kadir segai Hakim Mahmakah Konstitusi (MK) di sore ini. 

"Rencana nanti sore, nanti sore akan ada untuk pelantikan hakim MK juga," ungkapnya. 

Sebelumnya, Kepala Staf Kepresidenan Muhammad Qodari mengatakan Presiden Prabowo Subianto memiliki kriteria tersendiri dalam melakukan perombakan kabinet, terutama berkaitan dengan kinerja dan pencapaian target para menteri dan wakil menteri.

Kinerja tersebut, kata dia, dipantau secara rutin oleh Presiden melalui berbagai laporan dan perkembangan yang diterima setiap hari.

Dia juga menuturkan, Kepala Negara secara berkala menggelar rapat terbatas untuk memantau dinamika pemerintahan dan perkembangan kinerja jajaran kabinet. 

"Karena Presiden itu pegang data terus lihat perkembangan-perkembangan," ucap dia.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News


Tag


TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Kontan & The Jakarta Post Executive Pass

[X]
×