kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.992.000   -5.000   -0,17%
  • USD/IDR 17.008   36,00   0,21%
  • IDX 7.022   -114,92   -1,61%
  • KOMPAS100 967   -21,57   -2,18%
  • LQ45 714   -14,61   -2,01%
  • ISSI 244   -4,92   -1,97%
  • IDX30 388   -4,33   -1,10%
  • IDXHIDIV20 485   -2,12   -0,43%
  • IDX80 109   -2,57   -2,31%
  • IDXV30 132   0,44   0,33%
  • IDXQ30 126   -0,69   -0,54%

Istana Tegaskan Belum Ada Rencana Reshuffle Kabinet


Selasa, 03 Februari 2026 / 15:05 WIB
Istana Tegaskan Belum Ada Rencana Reshuffle Kabinet
ILUSTRASI. Menteri Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Prasetyo Hadi (KONTAN/Lailatul Anisah)


Reporter: Lailatul Anisah | Editor: Khomarul Hidayat

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Istana menepis kabar akan ada perombakan atau reshuffle kabinet. Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Prasetyo Hadi menegaskan hingga kini belum ada rencana reshuffle Kabinet Merah Putih. 

Pernyataan ini merespons narasi yang beredar bahwa akan ada perombakan kabinet utamanya terhadap menteri-menteri yang mejabat sejak era Presiden ke-7 Joko Widodo (Jokowi) 

“Belum ada, belum ada,” ujar Prasetyo singkat di Istana Kepresidenan, Selasa (3/2/2026). 

Baca Juga: Prabowo Panggil Tokoh Islam ke Istana, Bahas Kepesertaan Board of Peace

Dalam kesempatan sebelumnya, Prasetyo mengatakan, perombakan yang dimaksud hanya untuk mengisi kekosongan jabatan Wakil Menteri Keuangan (Wamenkeu) yang sebelumnya diduduki Thomas Djiwandono.

"Presiden masih melakukan kajian meminta pendapat dengan Menteri Keuangan mengenai pengisian jabatan Wamenkeu yang tadinya diisi oleh Pak Thomas," kata Prawtyo di Istana Kepresidenan, Rabu (28/1/2026). 

Ia bilang, perombakan pembantu presiden hanya dilakukan untuk jabatan yang kosong yakni posisi Wamenkeu.

Meski begitu, Prasetyo juga tidak menjawab kapan pelantikan itu dilakukan. Menurutnya, saat ini pemerintah juga masih menunggu proses transisi pengisian Deputi Gubernur BI rampung. 

Sementara itu, Kepala Staf Kepresidenan Muhammad Qodari mengatakan Presiden Prabowo Subianto memiliki kriteria tersendiri dalam melakukan perombakan kabinet, terutama berkaitan dengan kinerja dan pencapaian target para menteri dan wakil menteri.

Kinerja tersebut, kata dia, dipantau secara rutin oleh Presiden melalui berbagai laporan dan perkembangan yang diterima setiap hari.

Dia juga menuturkan, Kepala Negara secara berkala menggelar rapat terbatas untuk memantau dinamika pemerintahan dan perkembangan kinerja jajaran kabinet. 

“Karena Presiden itu pegang data terus lihat perkembangan-perkembangan," ucap dia.

Baca Juga: World Bank : Indonesia Sulit Keluar dari Negara Berpendapatan Menengah, Ini Alasannya

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News


Tag


TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Financial Statement in Action

[X]
×