kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.733.000   4.000   0,15%
  • USD/IDR 17.773   39,00   0,22%
  • IDX 6.229   -26,32   -0,42%
  • KOMPAS100 828   -2,84   -0,34%
  • LQ45 627   2,61   0,42%
  • ISSI 213   0,06   0,03%
  • IDX30 355   1,29   0,36%
  • IDXHIDIV20 436   1,45   0,33%
  • IDX80 94   0,15   0,16%
  • IDXV30 115   -0,72   -0,62%
  • IDXQ30 115   0,98   0,86%

Menko PMK inginkan data akurat untuk turunkan kemiskinan dan stunting


Selasa, 11 Februari 2020 / 14:15 WIB
ILUSTRASI. Menko PMK Muhadjir Effendy targetkan data kemiskinan dan stunting menjadi satu


Reporter: Lidya Yuniartha | Editor: Anna Suci Perwitasari

Nantinya, satu data tersebut pun akan terus dimutakhirkan oleh BPS. Misalnya, sumber data kemiskinan yang berasal dari Kementerian Sosial, akan dimutakhirkan oleh BPS dan akan diperbaharui secara terus menerus. Menurut Muhadjir, seluruh kementerian terkait pun akan mengacu pada data yang sama.

Sementara itu, Menteri Sosial Juliari Batubara mengatakan, pihaknya melakukan pembaharuan data setiap 3 bulan sekali dan berasal dari kabupaten/kota. Namun, dia juga mengatakan membutuhkan bantuan dari kementerian lain, seperti Kemendagri, untuk bisa melakukan koordinasi dengan kepala daerah tingkat II agar mereka melakukan pembaharuan data secara rutin.

"Banyak daerah yang memang tidak rajin mengupdate data, sehingga mengurangi kualitas data tersebut. Tetapi kita terus mengupdate data, ditambah tahun ini ada sensus penduduk, nanti bisa kita sandingkan juga," tutur Juliari.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×