kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.635.000   20.000   0,76%
  • USD/IDR 18.088   -22,00   -0,12%
  • IDX 6.042   2,45   0,04%
  • KOMPAS100 790   1,48   0,19%
  • LQ45 600   1,02   0,17%
  • ISSI 210   -0,03   -0,02%
  • IDX30 339   0,09   0,03%
  • IDXHIDIV20 422   0,59   0,14%
  • IDX80 90   0,11   0,12%
  • IDXV30 115   -0,13   -0,11%
  • IDXQ30 109   0,09   0,08%

Menko Airlangga beberkan empat pilar utama strategi pengembangan ekonomi digital


Senin, 05 April 2021 / 17:28 WIB
ILUSTRASI. Menko Perekonomian Airlangga Hartarto


Reporter: Bidara Pink | Editor: Khomarul Hidayat

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Pemerintah sudah meracik formula kerangka strategi nasional ekonomi digital sejak tahun lalu. Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto menyebut, kerangka strategi tersebut disusun dengan memperhatikan kompleksitas dan keterkaitan berbagai kebijakan antar otoritas dan kebutuhan pemangku kepentingan baik pusat dan daerah.

“Kerangka strategi ekonomi digital ini didukung oleh empat pilar utama yang dipetakan sesuai dengan prioritas nasional dan program unggulan pemerintah,” kata Airlangga dalam pembukaan Festival Ekonomi Keuangan Digital Indonesia (FEKDI), Senin (5/4) via video conference.

Airlangga menyebutkan empat pilar tersebut. Pertama, pengembangan sumber daya manusia (SDM), khususnya talenta digital yang memiliki ketrampilan dalam sains dan teknologi.

Baca Juga: Pemerintah dorong industri manufaktur berbasis ekonomi sirkular

Kedua, infrastruktur digital dan infrastruktur fisik yang dibutuhkan untuk meningkatkan arus ekonomi dan menciptakan peluang kerja di kedua sektor tersebut.

Ketiga, penyederhanaan berbagai birokrasi melalui kebijakan aturan dan standard yang mendkuung dan mengurangi hambatan inovasi.

Keempat, riset dan inovasi digital yang diperlukan untuk menghasilkan nilai tambah industri dan mengurangi ketergantungan sumber daya alam (SDA) serta mendorong transformasi ekonomi.

Nah, kerangka strategi ekonomi digital ini juga menyangkut beberapa hal yang lintas sektoral, yaitu mempercepat digitalisasi di sektor bisnis dan industri.

Pemeirntah pun akan berusaha menangkap beberapa macam peluang dan pengembangan untuk mendorong konektivitas digital, untuk seluruh stakeholder dan kemudian mendorong koordinasi lintas sektoral dan lintas lembaga baik di pusat maupun di daerah.

Selanjutnya: Sri Mulyani dorong akselerasi transformasi digital Indonesia

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
KONTAN DIGITAL PREMIUM ACCESS
Kontan Academy
[Intensive Workshop] Business Dashboard, From Excel to Power BI Strategi Implementasi PP 20 tahun 2026 (PPh Final UMKM) dan Mitigasi Risiko SP2DK

[X]
×