kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.695.000   18.000   0,67%
  • USD/IDR 17.887   62,00   0,35%
  • IDX 6.450   47,94   0,75%
  • KOMPAS100 831   1,62   0,20%
  • LQ45 631   -1,25   -0,20%
  • ISSI 227   4,63   2,08%
  • IDX30 352   -1,25   -0,35%
  • IDXHIDIV20 429   -1,46   -0,34%
  • IDX80 95   0,08   0,09%
  • IDXV30 119   0,94   0,79%
  • IDXQ30 112   -0,32   -0,28%

Menkeu targetkan biaya logistik Indonesia bisa diturunkan hingga 17% dari PDB


Kamis, 24 September 2020 / 14:18 WIB
ILUSTRASI. Ilustrasi logistik


Penulis: Venny Suryanto | Editor: Herlina Kartika Dewi

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati menyebutkan masalah logistik nasional merupakan salah satu unsur yang sangat menentukan daya saing perekonomian Indonesia. Pemerintah juga saling bersinergi untuk mengembangkan program National Logistic Ecosystem (NLE) menjadi platform yang mempertemukan komunitas logistik antara sektor permintaan dan penawaran.

Sri Mulyani mengatakan, biaya logistik Indonesia dibandingkan dengan negara tetangga terdekat seperti Singapura, Malaysia dan lainnya masih dianggap lebih tinggi. 

“Ini menyebabkan perekonomian Indonesia perlu terus diperbaiki daya kompetisinya,” kata Sri Mulyani dalam konferensi daring, Kamis (24/9). 

Menkeu mengatakan, biaya logistik Indonesia yang dikeluarkan mencapai 23,5% dari PDB Indonesia. Jumlah tersebut lebih tinggi dibandingkan dengan negara Malaysia yang hanya 13% dari PDB. 

Baca Juga: Jalan akses Pelabuhan Patimban siap layani arus logistik bulan depan

Menkeu bilang, jika dilihat dari proses logistik atau performanya juga belum menunjukkan perbaikan yang signifikan. 

Untuk itu, upaya pemerintah untuk mendorong reformasi di bidang national logistic economy menjadi suatu keharusan untuk dilakukan. 

“Sehingga diharapkan dengan pembentukan NLE ini akan bisa menurunkan biaya logistik kita yang sekarang 23,5% dari PDB akan bisa ditekan menjadi 17% dari PDB,” harap Menkeu. 

Penurunan biaya logistik 5%-6% dari PDB juga akan dikontribusikan dari seluruh proses hulu hingga hilir terutama menghubungkan sektor-sektor transportasi serta memudahkan bagi para pelaku usaha. 

Selanjutnya: Jokowi minta pelabuhan dikonsolidasikan demi kecepatan logistik

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
HUTKONTAN30
Kontan Academy
[Intensive Workshop] Business Dashboard, From Excel to Power BI Effective Warehouse Management

[X]
×