kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.610.000   7.000   0,27%
  • USD/IDR 18.008   -24,00   -0,13%
  • IDX 6.234   -1,63   -0,03%
  • KOMPAS100 818   1,65   0,20%
  • LQ45 624   2,69   0,43%
  • ISSI 216   0,62   0,29%
  • IDX30 350   0,23   0,07%
  • IDXHIDIV20 430   0,32   0,08%
  • IDX80 94   0,31   0,33%
  • IDXV30 119   1,05   0,89%
  • IDXQ30 112   0,22   0,20%

Menkeu: prediksi ekonom soal rupiah bisa berubah


Jumat, 17 Januari 2014 / 15:05 WIB
ILUSTRASI. Manfaat Daun Kenikir yang Tidak Banyak Orang Ketahui


Reporter: Asep Munazat Zatnika | Editor: Sanny Cicilia

JAKARTA. Sejumlah analis meramal nilai tukar rupiah diperkirakan bisa menjadi mata uang terkuat di Asia pada tahun 2014. Namun Menteri Keuangan Chatib Basri menilai prediksi ini tidak perlu ditanggapi terlalu serius.

Menurut dia, prediksi analis kerap berubah-ubah. “Ekonom kan begitu, sekarang bilang kuat, tapi itu nanti dengan mudah direvisi,” ujar Chatib, Jumat (17/1) di Jakarta.

Chatib bilang, yang penting bagi pemerintah adalah menjalankan kebijakan secara konsisten. Jika kebijakan moneter dan fiskal bisa dijaga sesuai rencana, nilai tukar rupiah diyakini bakal membaik.

Saat ini menurut chatib, fokus kebijakan moneter dan fiskal pemerintah adalah memperbaiki defisit neraca transaksi berjalan atau current account deficit (CAD). Kalau, CAD mengecil, nilai tukar rupiah bisa semakin menguat.

Pemerintah memperkirakan CAD di kuartal IV-2013 akan mendekati 3% terhadap Produk Domestik Bruto (PDB). Angka tersebut lebih langsing dibanding CAD di kuartal sebelumnya yaitu, 3,6% di kuartal III dan sebesar 4,4% di kuartal II.

CAD di kuartal III sebesar US$ 8,4 miliar dan di periode tiga bulan sebelumnya sebesar US$ 10 miliar. Pemerintah memperkirakan, CAD bisa terus berkurang dan menyentung 2,5% terhadap PDB di tahun 2014.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
KONTAN DIGITAL PREMIUM ACCESS
Kontan Academy
[Intensive Workshop] Business Dashboard, From Excel to Power BI Effective Warehouse Management

[X]
×