kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.549.000   34.000   1,35%
  • USD/IDR 16.781   21,00   0,13%
  • IDX 8.934   74,42   0,84%
  • KOMPAS100 1.226   8,17   0,67%
  • LQ45 865   5,28   0,61%
  • ISSI 322   1,78   0,55%
  • IDX30 443   0,30   0,07%
  • IDXHIDIV20 516   -0,09   -0,02%
  • IDX80 136   0,92   0,68%
  • IDXV30 143   1,50   1,06%
  • IDXQ30 142   -0,22   -0,16%

Menkeu: Pemerintah belum berniat berikan tax amnesty


Senin, 06 September 2010 / 20:45 WIB
Menkeu: Pemerintah belum berniat berikan tax amnesty


Reporter: Martina Prianti | Editor: Djumyati P.

JAKARTA. Ada kabar kurang sedap bagi pengusaha yang selama ini berharap mendapatkan tax amnesty atawa pengampunan pajak. Menurut Menteri Keuangan Agus Martowardojo, pemerintah mengakui kalau tax amnesty yang biasanya diberikan untuk pajak penghasilan (PPh) sangat menarik. Tetapi saat ini pemerintah berniat menghentikan insentif itu. "Sekarang ini pemerintah belum berpikir untuk mengambil insentif tax amnesty," ucap Agus usai mengikuti acara buka puasa di kantor Menko Perekonomian, Senin (6/9).

Agus menjelaskan, pemerintah saat ini masih fokus pada pemberian fasilitas pajak berupa ditanggung pemerintah (DTP) dan ke depan tax holiday. Meski demikian, Agus mengatakan, tidak tertutup ruang kalau pemerintah memberikan fasilitas pajak tax amnesty.

"Kalau semua sudah tertata, ekstensifikasi dan intensifikasi telah berjalan nanti kalau pada saatnya perlu dilakukan, pemerintah akan berikan," lanjut Agus seolah ingin memastikan.

Ditemui di tempat yang sama, Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal Gita Wirjawan, menegaskan fasilitas pajak bukan satu-satunya hal dibutuhkan untuk mendorong nilai investasi di Indonesia. "Kalau investor itu kalau datang, yang dilihat bukan tax tapi kepastian hukum, kesiapan, dan infrastruktur," ucap Gita.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Mitigasi, Tips, dan Kertas Kerja SPT Tahunan PPh Coretax Orang Pribadi dan Badan Supply Chain Management on Practical Inventory Management (SCMPIM)

[X]
×