kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.576.000   -5.000   -0,19%
  • USD/IDR 17.913   -79,00   -0,44%
  • IDX 6.037   27,39   0,46%
  • KOMPAS100 777   3,53   0,46%
  • LQ45 595   3,08   0,52%
  • ISSI 210   1,46   0,70%
  • IDX30 331   2,54   0,77%
  • IDXHIDIV20 423   3,72   0,89%
  • IDX80 89   0,46   0,52%
  • IDXV30 115   0,93   0,82%
  • IDXQ30 108   0,61   0,57%

Menkes upayakan Indonesia jadi hub vaksin Covid-19 berteknologi mRNA


Senin, 02 Agustus 2021 / 18:23 WIB
ILUSTRASI. Menkes Budi Gunadi Sadikin telah berkoordinasi dengan pihak Gabungan Pengusaha Farmasi untuk memastikan agar obat Azithromycin bisa segera tersedia di apotek – apotek.


Reporter: Ratih Waseso | Editor: Noverius Laoli

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Menteri Kesehatan (Menkes) Budi Gunadi Sadikin menyampaikan bahwa, Indonesia tengah melakukan pendekatan melalui Badan Kesehatan Dunia (WHO) agar ditunjuk menjadi Hub untuk produksi vaksin dengan teknologi mRNA.

"Satu negara di dunia sudah ditunjuk yaitu Afrika Selatan. Kita masih berusaha agar kita bisa menjadi negara kedua yang ditunjuk untuk menjadi salah satu hub dunia untuk vaksin mRNA," jelas Budi saat konferensi pers virtual Kementerian Kesehatan, Senin (2/8).

Dengan demikian, jika Indonesia dapat menjadi hub vaksin dengan teknologi mRNA, maka dapat membantu mengisi kebutuhan akan vaksinasi dengan teknologi mRNA.

Baca Juga: UPDATE corona di Jakarta, Senin (2/8) positif 1.410, sembuh 2.161, meninggal 154

Budi menambahkan, rencananya akan dilakukan due deligence ke PT Bio Farma untuk memastikan kesiapan Indonesia.

"Produk teknologi mRNA yang merupakan bagian strategi besar WHO. Rencananya akan dilakukan Due deligence ke Biofarma untuk memastikan kesiapan kita," imbuhnya.

Selanjutnya: 72 Juta dosis vaksin datang pada Agustus, Menkes minta daerah tingkatkan vaksinasi

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
HUTKONTAN30
Kontan Academy
CFO Lens Winning Sales Proposal

[X]
×