kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.769.000   0   0,00%
  • USD/IDR 17.586   33,00   0,19%
  • IDX 6.723   -135,58   -1,98%
  • KOMPAS100 893   -22,45   -2,45%
  • LQ45 658   -11,96   -1,79%
  • ISSI 243   -4,93   -1,99%
  • IDX30 371   -5,63   -1,49%
  • IDXHIDIV20 455   -6,14   -1,33%
  • IDX80 102   -2,10   -2,02%
  • IDXV30 130   -2,00   -1,52%
  • IDXQ30 119   -1,28   -1,07%

Menkes: 1.500 anak terpapar vaksin palsu


Minggu, 28 Agustus 2016 / 19:08 WIB


Reporter: Agus Triyono | Editor: Yudho Winarto

JAKARTA. Sekitar 1.500 anak terpapar vaksin palsu. Kementerian Kesehatan menyatakan, jumlah tersebut didapat dari hasil verifikasi pemerintah sampai dengan 23 Agustus kemarin.

Nila Moeloek, Menteri Kesehatan mengatakan, 1.500 anak terpapar vaksin palsu tersebut tersebar di tiga wilayah. Pertama, DKI Jakarta sebanyak 919 anak. Kedua, Jawa Barat sebanyak 374 anak.

Sedangkan ketiga, Banten sebanyak 211 anak. "Dari data itu dari tahun 2014 sampai 2016," katanya pekan kemarin.

Nila mengatakan, untuk menangani masalah tersebut, pemerintah telah menggelar vaksin ulang. Vaksin ulang terhadap anak- anak yang terjangkit vaksin palsu tersebut sudah dilaksanakan sejak 18 Juli lalu.

Tapi vaksin ulang tersebut sampai saat ini masih terkendala oleh beberapa masalah. Pertama, penolakan dari orang tua. Kedua, karena anak sedang sakit. Ketiga, orang tua anak yang susah dihubungi 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×