CLOSE [X]
kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.604.000   0   0,00%
  • USD/IDR 17.627   61,00   0,35%
  • IDX 6.541   -47,96   -0,73%
  • KOMPAS100 858   -8,05   -0,93%
  • LQ45 650   -6,26   -0,95%
  • ISSI 227   -3,10   -1,35%
  • IDX30 361   -3,60   -0,99%
  • IDXHIDIV20 450   -2,93   -0,65%
  • IDX80 98   -0,98   -0,99%
  • IDXV30 125   -0,95   -0,75%
  • IDXQ30 116   -1,19   -1,02%

Menhub tak larang klason "telolet", tapi...


Kamis, 22 Desember 2016 / 12:43 WIB


Reporter: Teodosius Domina | Editor: Dupla Kartini

JAKARTA. Akhir-akhir ini klason "Om Telolet Om" menjadi viral bahkan menimbulkan pertanyaan di kalangan pesohor luar negeri. Menyikapi hal itu, Menteri perhubungan Budi Karya Sumadi menyatakan, tidak melarang aktifitas tersebut.

Menurutnya, itu merupakan bentuk kreativitas masyarakat yang luar biasa. Namun, Budi mengingatkan, agar mengutamakan keselamatan.

“Saya bukan melarang. Saya pribadi juga senang musik dan juga senang nada klakson telolet. Yang saya himbau itu jangan di jalan raya karena itu bahaya, tapi kalau di tempat lain boleh, misalnya di terminal bus. Jadi tempatnya harus benar, kalau (bus) pada saat diparkir itu bagus sekali,” kata Budi, Kamis (22/12).

Lanjut Budi, fenomena “bus telolet” merupakan kreativitas dan bisa menjadi daya tarik masyarakat menyenangi kembali bus angkutan umum. Ia bahkan membuat wacana, nantinya akan dibuat suatu kontes sehingga dapat menghibur masyarakat.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×