kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.540.000   0   0,00%
  • USD/IDR 18.097   17,00   0,09%
  • IDX 5.439   51,35   0,95%
  • KOMPAS100 703   6,01   0,86%
  • LQ45 547   2,49   0,46%
  • ISSI 186   3,05   1,66%
  • IDX30 306   1,13   0,37%
  • IDXHIDIV20 403   3,67   0,92%
  • IDX80 81   0,56   0,70%
  • IDXV30 112   1,52   1,37%
  • IDXQ30 102   0,58   0,58%

Mendagri: Mari lawan radikalisme dan terorisme


Kamis, 25 Mei 2017 / 14:23 WIB


Reporter: Ramadhani Prihatini | Editor: Rizki Caturini

JAKARTA. Menteri Dalam Negeri Tjahjo Kumolo mewakili seluruh jajaran Kementerian Dalam Negeri menyampaikan duka cita yang mendalam terhadap meninggalnya tiga orang polisi akibat ledakan bom di Kampung Melayu, Rabu (24/5) malam.

“Saya menyampaikan duka yang mendalam atas meninggalnya Bripda Taufan, Bripda Ridho dan Bripda Imam serta seluruh korban luka,” ujar Mendagri melalui pesan tertulis, Kamis (25/5).

Ia juga optimistis pihak kepolisian akan mampu mengungkap pelaku dan motif atas aksi tersebut. Oleh karena itu Mendagri mengajak seluruh elemen bangsa bersatu meningkatkan deteksi dini dan melawan terorisme serta radikalisme dalam bentuk apapun.

"Mari kita lawan radikalisme dan terorisme di NKRI, seluruh masyarakat, elemen bangsa harus bersatu untuk melawan radikalisme terorisme dalam bentuk apapun juga. Indonesia tidak boleh kalah terhadap radikalisme dan terorisme," lanjut Tjahjo.

Pernyataan itu disampaikan Tjahjo berkaitan ledakan yang diduga bom bunuh diri di kawasan Kampung Melayu, Jakarta Timur, Rabu (24/5) malam. Sebelumnya terjadi ledakan dekat di halte bus Trans Jakarta Kampung Melayu. Tiga polisi gugur akibat peristiwa tersebut. Dua orang yang diduga pelaku juga meninggal.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
HUTKONTAN30
Kontan Academy
The Owner's Number Supply Chain Management on Practical Sales Forecasting (SCMPSF)

[X]
×