Reporter: Siti Masitoh | Editor: Handoyo
KONTAN.CO.ID – MADINAH. Seluruh jemaah haji Indonesia gelombang I yang sebelumnya tiba di Madinah kini telah sepenuhnya diberangkatkan menuju Makkah pada Jumat (15/5/2026). Para jemaah selanjutnya akan menjalani rangkaian ibadah umroh wajib sebelum bersiap menghadapi puncak pelaksanaan ibadah haji di Arafah, Muzdalifah, dan Mina.
Kepala Daerah Kerja (Kadaker) Madinah Petugas Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) 2026, Khalilurrahman, mengatakan pemberangkatan hari ini menjadi penutup proses keberangkatan jemaah haji gelombang pertama dari Madinah menuju Makkah.
Kloter terakhir yang diberangkatkan berasal dari embarkasi UPG (Makassar), KJT (Kertajati), dan BTH (Batam).
“Alhamdulillah, pada hari ini, hari Jumat 15 Mei 2026 adalah pemberangkatan kloter terakhir. Ada 3 kloter, UPG, KJT, dan BTH,” ucap Khalilurrahman kepada Media Center Haji di Bir Ali Madinah, Jumat (15/5/2026).
Baca Juga: Kemenhaj: 158.978 Jemaah Haji Indonesia Sudah Tiba di Arab Saudi
Ia menjelaskan, secara umum seluruh proses keberangkatan jemaah haji Indonesia beserta layanan pendukung seperti konsumsi, akomodasi, dan transportasi berjalan dengan lancar, aman, dan tertib.
“Secara umum dengan izin Allah SWT, arahan pimpinan, dan juga kerjasama, kekompakan, komitmen teman-teman di sektor, semua berjalan dengan lancar berkat dukungan mereka semuanya,” ungkapnya.
Menurut Khalilurrahman, kelancaran proses pemberangkatan jemaah haji Indonesia dari Madinah ke Makkah juga tidak terlepas dari kerja sama seluruh unsur pendamping, mulai dari ketua kloter, ketua rombongan, hingga ketua regu.
“Alhamdulillah pemberangkatan dan layanan untuk mereka semua selama di Madinah berjalan dengan aman, lancar, tertib, sesuai dengan target dan harapan kita semuanya,” imbuh Khalilurrahman.
Baca Juga: Jelang Puncak Haji, Kemenhaj Ingatkan Jemaah Bayar Dam Lewat Jalur Resmi
Ia juga menyampaikan apresiasi terhadap dedikasi petugas haji di daerah kerja Madinah yang dinilai memiliki integritas, kekompakan, serta semangat kebersamaan dalam melayani jemaah sejak tiba di Madinah, transit di Bir Ali, hingga diberangkatkan ke Makkah.
“Ini memberikan sebuah kebanggaan bagi kita semua, sehingga pelayanan, kemudian sukses haji, khususnya gelombang pertama dapat kita peroleh tahun ini, Alhamdulillah,” tandasnya.
Khalilurrahman menambahkan, minimnya keluhan dari jemaah menjadi salah satu indikator keberhasilan pelayanan selama fase gelombang pertama di Madinah.
“Alhamdulillah tidak ada banyak komplain, karena itu tadi, segala permasalahan dikomunikasikan secara baik, secara berjenjang dari Ketua Regu, Ketua Rombongan, Ketua Kloter, Kasektor dan juga Kedakeran,” tandasnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News













