kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.839.000   0   0,00%
  • USD/IDR 17.553   53,00   0,30%
  • IDX 6.723   -135,58   -1,98%
  • KOMPAS100 893   -22,45   -2,45%
  • LQ45 658   -11,96   -1,79%
  • ISSI 243   -4,93   -1,99%
  • IDX30 371   -5,63   -1,49%
  • IDXHIDIV20 455   -6,14   -1,33%
  • IDX80 102   -2,10   -2,02%
  • IDXV30 130   -2,00   -1,52%
  • IDXQ30 119   -1,28   -1,07%

Mendag mengaku tak khawatir RI alami defisit perdagangan, ini alasannya


Kamis, 13 Juni 2019 / 16:19 WIB


Reporter: Abdul Basith | Editor: Noverius Laoli

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Kementerian Perdagangan (Kemdag) menilai Indonesia masih aman meski mengalami defisit transaksi berjalan. Pasalnya, sebagian besar impor Indonesia merupakan impor barang modal.

 Menteri Perdagangan Enggartiasto Lukita mengatakan, peningkatakan impor yang terjadi saat ini berasal dari impor barang modal. Itulah mengapa pihaknya tidak terlaluk khawatir akan defisit transaksi berjalan.

Menurut Enggar, impor barang modal merupakan bahan yang digunakan industri untuk berkembang dan bertumbuh. Kendati ia juga mengakui, pelemahan ekspor saat ini tidak bisa dihindari. Perubahan tarif di sejumlah negara mempengaruhi ekspor Indonesia seperti turunan minyak sawit ke India.

"Ekspor olein produk hilir dari CPO ke India turun 72% karena perbedaan tarif," ujar Enggar di Kompleks Istana Kepresidenan, Kamis (13/6).

Oleh karena itu, ia mengatakan, pemerintah mendorong upaya baru dalam rangka menjaga ekspor. Antara lain membuka pasar baru dengan membuat perjanjian dagang.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Kepailitan & PKPU, dalam Turbulensi Perekonomian : Ancaman atau Solusi?

[X]
×