kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.850.000   0   0,00%
  • USD/IDR 16.923   27,00   0,16%
  • IDX 7.164   -138,03   -1,89%
  • KOMPAS100 989   -24,52   -2,42%
  • LQ45 732   -14,72   -1,97%
  • ISSI 252   -6,20   -2,41%
  • IDX30 398   -8,38   -2,06%
  • IDXHIDIV20 499   -11,65   -2,28%
  • IDX80 112   -2,43   -2,13%
  • IDXV30 136   -1,81   -1,31%
  • IDXQ30 130   -3,03   -2,28%

Mendag mengaku tak khawatir RI alami defisit perdagangan, ini alasannya


Kamis, 13 Juni 2019 / 16:19 WIB
Mendag mengaku tak khawatir RI alami defisit perdagangan, ini alasannya


Reporter: Abdul Basith | Editor: Noverius Laoli

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Kementerian Perdagangan (Kemdag) menilai Indonesia masih aman meski mengalami defisit transaksi berjalan. Pasalnya, sebagian besar impor Indonesia merupakan impor barang modal.

 Menteri Perdagangan Enggartiasto Lukita mengatakan, peningkatakan impor yang terjadi saat ini berasal dari impor barang modal. Itulah mengapa pihaknya tidak terlaluk khawatir akan defisit transaksi berjalan.

Menurut Enggar, impor barang modal merupakan bahan yang digunakan industri untuk berkembang dan bertumbuh. Kendati ia juga mengakui, pelemahan ekspor saat ini tidak bisa dihindari. Perubahan tarif di sejumlah negara mempengaruhi ekspor Indonesia seperti turunan minyak sawit ke India.

"Ekspor olein produk hilir dari CPO ke India turun 72% karena perbedaan tarif," ujar Enggar di Kompleks Istana Kepresidenan, Kamis (13/6).

Oleh karena itu, ia mengatakan, pemerintah mendorong upaya baru dalam rangka menjaga ekspor. Antara lain membuka pasar baru dengan membuat perjanjian dagang.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Financial Statement in Action

[X]
×