kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.640.000   15.000   0,57%
  • USD/IDR 18.013   50,00   0,28%
  • IDX 5.745   49,44   0,87%
  • KOMPAS100 744   8,79   1,19%
  • LQ45 565   8,75   1,57%
  • ISSI 199   0,85   0,43%
  • IDX30 321   4,92   1,56%
  • IDXHIDIV20 395   5,89   1,52%
  • IDX80 85   1,16   1,39%
  • IDXV30 107   1,21   1,14%
  • IDXQ30 103   1,26   1,24%

Mendag mengaku tak khawatir RI alami defisit perdagangan, ini alasannya


Kamis, 13 Juni 2019 / 16:19 WIB


Reporter: Abdul Basith | Editor: Noverius Laoli

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Kementerian Perdagangan (Kemdag) menilai Indonesia masih aman meski mengalami defisit transaksi berjalan. Pasalnya, sebagian besar impor Indonesia merupakan impor barang modal.

 Menteri Perdagangan Enggartiasto Lukita mengatakan, peningkatakan impor yang terjadi saat ini berasal dari impor barang modal. Itulah mengapa pihaknya tidak terlaluk khawatir akan defisit transaksi berjalan.

Menurut Enggar, impor barang modal merupakan bahan yang digunakan industri untuk berkembang dan bertumbuh. Kendati ia juga mengakui, pelemahan ekspor saat ini tidak bisa dihindari. Perubahan tarif di sejumlah negara mempengaruhi ekspor Indonesia seperti turunan minyak sawit ke India.

"Ekspor olein produk hilir dari CPO ke India turun 72% karena perbedaan tarif," ujar Enggar di Kompleks Istana Kepresidenan, Kamis (13/6).

Oleh karena itu, ia mengatakan, pemerintah mendorong upaya baru dalam rangka menjaga ekspor. Antara lain membuka pasar baru dengan membuat perjanjian dagang.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×