kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.774.000   0   0,00%
  • USD/IDR 18.000   153,00   0,86%
  • IDX 5.941   -254,36   -4,11%
  • KOMPAS100 785   -38,94   -4,72%
  • LQ45 589   -30,28   -4,89%
  • ISSI 206   -8,52   -3,97%
  • IDX30 334   -15,73   -4,50%
  • IDXHIDIV20 412   -15,89   -3,71%
  • IDX80 89   -4,83   -5,16%
  • IDXV30 113   -4,09   -3,48%
  • IDXQ30 108   -4,46   -3,97%

Menanti pidato pertama presiden Jokowi


Senin, 20 Oktober 2014 / 07:50 WIB
ILUSTRASI. Pengunjung melintas di salah satu mal di Jalan Alternatif Cibubur, Kota Bekasi, Jawa Barat, Senin (31/10/2022). ANTARA FOTO/Aditya Pradana Putra/tom.


Sumber: Kompas.com | Editor: Sanny Cicilia

JAKARTA. Perjalanan bangsa ini memasuki babak baru dengan bergantinya pemegang kekuasaan. Joko Widodo-Jusuf Kalla yang memenangkan Pemilihan Presiden 2014 akan dilantik sebagai presiden dan wakil presiden pada hari ini, Senin (20/10). Pidato pertama Jokowi sebagai presiden pun menjadi salah satu hal yang dinanti. Apa yang akan disampaikan Jokowi dalam pidato kenegaraan pertamanya?

"Isi pidato presiden, mengajak bekerja. Kerja, kerja dan kerja," ujar Deputi Tim Transisi Andi Widjajanto kepada Kompas.com, Minggu (19/10) malam.

Andi mengatakan, pidato Jokowi tidak akan disampaikan melalui teleprompter, tetapi hanya berbekal secarik kertas yang telah disiapkan. Mengenai lamanya waktu pidato, Andi mengatakan, menyerahkan sepenuhnya kepada Jokowi. Dari naskah yang telah disiapkan, prediksi waktu untuk penyampaian pidato, maksimal 20 menit dan minimal 7 menit. 

Naskah pidato kenegaraan Jokowi mulai disiapkan sejak tanggal 17 Oktober 2014 lalu. Naskah itu berawal dari masukan-masukan tim yang kemudian difinalisasikan di tangan Jokowi sendiri. 

Sebelumnya, pada pidato kemenangannya pada Juli lalu, Jokowi menyerukan agar masyarakat tak lagi terpecah belah pasca pemilu. Ia mendengungkan slogan "Salam Tiga Jari" sebagai lambang persatuan Indonesia. (Fabian Januarius Kuwado)

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Supply Chain End-to-End: From Forecast to Customer Value

[X]
×