kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.565.000   8.000   0,31%
  • USD/IDR 18.109   16,00   0,09%
  • IDX 5.050   20,17   0,40%
  • KOMPAS100 649   1,43   0,22%
  • LQ45 518   4,63   0,90%
  • ISSI 164   -2,40   -1,44%
  • IDX30 292   2,74   0,95%
  • IDXHIDIV20 394   5,37   1,38%
  • IDX80 75   0,27   0,36%
  • IDXV30 108   0,37   0,34%
  • IDXQ30 99   1,18   1,21%

Menakertrans: Hak Pekerja yang di-PHK Harus Diutamakan


Rabu, 12 November 2008 / 14:22 WIB


Reporter: Dian Pitaloka Saraswati | Editor: Barratut Taqiyyah Rafie

JAKARTA. Krisis finansial yang melanda global membuat Pemutusan hubungan kerja (PHK) di berbagai daerah semakin marak. Untuk itu, Menteri Tenaga Kerja dan Transmigrasi Erman Suparno menghimbau, agar semua perusahaan tidak melupakan kewajibannya untuk memberikan pesangon atau kewajiban normatif lainnya bagi karyawan yang dirumahkan.

"Kewajiban normatif perusahaan tetap harus dipenuhi, misalnya gaji bagi karyawan yang dirumahkan," kata Erman saat ditemui di acara Konferensi nasional pemberantasan korupsi bidang Ketenagakerjaan dan Ketransmigrasian, di Jakarta, Rabu (12/11).

Sementara, untuk korban PHK, Erman meminta agar pengusaha memberikan pesangon yang sesuai dengan haknya. Jika pun perusahaan masih menampung pegawainya,  Erman minta agar ada insentif tambahan bagi karyawan. Sehingga, upah minimum yang ditetapkan bukan menjadi pemasukan tunggal bagi pegawai.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
11.11
Kontan Academy
[Executive Education Program] Sustainable Development and ESG Leadership Mitigasi Risiko SP2DK dan Pemeriksaan Pajak

[X]
×