kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.637.000   -3.000   -0,11%
  • USD/IDR 17.657   -7,00   -0,04%
  • IDX 6.622   -14,02   -0,21%
  • KOMPAS100 866   -1,17   -0,14%
  • LQ45 656   -1,37   -0,21%
  • ISSI 231   0,66   0,29%
  • IDX30 367   -0,85   -0,23%
  • IDXHIDIV20 454   -0,54   -0,12%
  • IDX80 99   -0,06   -0,06%
  • IDXV30 126   0,53   0,42%
  • IDXQ30 117   -0,31   -0,26%

Masih memproses tiga isu, Indonesia optimistis review GSP rampung Desember


Senin, 25 November 2019 / 12:59 WIB
Delegasi Indonesia dipimpin oleh Wakil Menteri Perdagangan Jerry Sambuaga.


Reporter: | Editor: Herlina Kartika Dewi

Isu ketiga mengenai lisensi impor juga tengah digenjot penyelesaiannya. Jerry bilang saat ini mengenai lisensi impor telah masuk dalam pengesahan di Kementerian Hukum dan HAM.

"GSP bisa disepakati dan realisasikan dalam waktu dekat," terang Jerry.

Jerry menekankan bahwa GSP merupakan fasilitasi yang baik bagi kedua negara. Selain menggenjot ekspor Indonesia, GSP juga akan memenuhi kebutuhan dan peningkatan industri AS.

Asal tahu saja GSP merupakan fasilitas penghapusan bea masuk untuk produk dari negara miskin dan berkembang. Total terdapat 5.062 kode HS yang dibuka dalam program tersebut.

Baca Juga: Mendag AS bertemu Jokowi, pemerintah optimistis pembahasan GSP rampung Desember

Sementara produk yang dibuka untuk Indonesia sebagai negara berkembang terdapat 3.572 kode HS. Namun, hingga saat ini yang dimanfaatkan sebanyak 836 kode HS.

Review GSP  dilakukan AS sejak April 2018 lalu. Pada tahun 2018, ekspor Indonesia ke AS yang menggunakan fasilitas GSP mencapai US$ 2 miliar.

Angka tersebut dipastikan Jerry akan meningkat pada tahun 2019, sehubungan dengan pencabutan status eligibilitas GSP bagi India, Turki dan Thailand.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
HUTKONTAN30
Kontan Academy
CFO Lens Winning Sales Proposal

[X]
×