kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.839.000   0   0,00%
  • USD/IDR 17.553   53,00   0,30%
  • IDX 6.723   -135,58   -1,98%
  • KOMPAS100 893   -22,45   -2,45%
  • LQ45 658   -11,96   -1,79%
  • ISSI 243   -4,93   -1,99%
  • IDX30 371   -5,63   -1,49%
  • IDXHIDIV20 455   -6,14   -1,33%
  • IDX80 102   -2,10   -2,02%
  • IDXV30 130   -2,00   -1,52%
  • IDXQ30 119   -1,28   -1,07%

Masalah klaim perbatasan diambangkan saja


Senin, 23 Agustus 2010 / 07:00 WIB


Reporter: Gloria Natalia |

JAKARTA. Kisruh perbatasan Indonesia dan Malaysia terus saja terjadi. Sudah banyak perkara klaim perbatasan Indonesia-Malaysia yang tak kunjung selesai; termasuk Perairan Sulawesi yang termasuk Blok Ambalat.

Pakar Hukum Internasional, Hikmahanto Juwanna mengatakan, hal ini terjadi karena Indonesia dan Malaysia bersikeras memiliki wilayah yang tengah diperdebatkan pemiliknya. Bila Indonesia bersikukuh tidak rela melepas wilayahnya, begitu juga dengan Malaysia.

“Solusinya, masalah klaim perbatasan diambangkan saja. Jangan ditetapkan, terus saja berunding,” kata mantan Dekan Fakultas Hukum Universitas Indonesia ini.

Hikmahanto menuturkan bila di dalam klaim perairan ditemukan banyak sumber daya alam, maka Indonesia-Malaysia bisa membentuk joint-management.

Kerjasama ini bisa melibatkan kedua negara memanfaatkan sumber daya alam di perairan tanpa perlu berpanjang-lebar memperebutkan pemilik perairan.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Kepailitan & PKPU, dalam Turbulensi Perekonomian : Ancaman atau Solusi?

[X]
×