Reporter: Dwi Nur Oktaviani | Editor: Djumyati P.
JAKARTA. Ketua DPR RI, Marzuki Alie, menyatakan tragedi ulat bulu yang beberapa waktu lalu menyerang kawasan Probolinggo, Lumajang, dan Mojokerto di Jawa timur dan kini telah menyebar ke wilayah Jabodetabek merupakan peringatan dari Tuhan Yang Maha Esa agar manusia berintrospeksi diri.
Marzuki mengaku memang dirinya belum mengetahui secara pasti mengenai fenomena ulat bulu yang tengah mendatangi kota Jakarta ini. Tanpa ragu-ragu, ia pun mempertanyakan kebenaran kasus ulat bulu itu kepada wartawan yang ada. “Saya dengar ulat bulu sudah sampai Jakarta ya? Benar enggak nih?” tanya Marzuki kepada wartawan di ruangannya, di Gedung DPR Nusantara III, Rabu (13/4).
Bagi Marzuki setiap kejadian sebenarnya memiliki maksud di balik kasus tersebut. Alhasil, Wakil Dewan Pembina Partai Demokrat mengimbau agar pejabat negara jangan berdebat melulu karena persoalan bangsa Indonesia banyak. “Persoalan bangsa ini kan banyak sekali. Kita fokus dengan pekerjaan-pekerjaan utama kita. Mudah-mudahan sisa umur kita bisa bermanfaat memberikan kontribusi untuk kepentingan bangsa dan negara,” tegasnya.
Sekadar informasi, sebelumnya ulat bulu telah menyerang playgroup di Jatiasih, Bekasi, pada pekan lalu. Namun, saat ini ribuan ulat bulu telah menyerang puluhan pohon cemara yang berada di RT 15/07, Tanjung Duren Utara, Jakarta-Barat. Ulat-ulat tersebut setidaknya telah menyerang 30 pohon cemara sepanjang bantaran Kali Sekretaris yang ditanam Suku Dinas Pertamanan Pemkot Jakarta-Barat. Kabarnya, maraknya ulat bulu terjadi karena ketidakseimbangan rantai makanan. Di mana berkurangnya jumlah pemangsa ulat bulu yaitu burung dan semut rangrang sehingga menyebabkan ulat bulu berkembang biak dengan cepat.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News













