kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.570.000   20.000   0,78%
  • USD/IDR 18.202   17,00   0,09%
  • IDX 5.282   16,18   0,31%
  • KOMPAS100 686   3,41   0,50%
  • LQ45 539   6,45   1,21%
  • ISSI 177   -2,03   -1,14%
  • IDX30 303   3,34   1,12%
  • IDXHIDIV20 406   6,22   1,56%
  • IDX80 79   0,40   0,52%
  • IDXV30 112   0,64   0,58%
  • IDXQ30 102   1,33   1,33%

Ma'ruf Amin sebut pemerintah tengah kaji berbagai relaksasi bagi warga miskin


Selasa, 24 Maret 2020 / 20:03 WIB
Wakil Presiden Ma'ruf Amin berjalan usai menyampaikan keterangan kepada wartawan tentang penanganan COVID-19 di Graha BNPB, Jakarta, Senin (23/3/2020). Wapres meminta Majelis Ulama Indonesia (MUI) mengeluarkan fatwa terkait jenazah pasien positif virus co


Reporter: Lidya Yuniartha | Editor: Noverius Laoli

Upaya lain yang sedang dikaji adalah memberikan bantuan kepada pekerja yang berpenghasilan rendah dan bersifat harian atau masyarakat yang bekerja di sektor informal.

"Pemerintah sedang melakukan inventarisasi dan cakupan sasaran dan besaran jumlah bantuan yang akan kita berikan. Lalu, sektor-sektor mana nanti ini sedang diinventarisir. Nanti juga akan dihitung jumlah besarannya dan juga implikasinya kepada APBN," jelas Ma'ruf.

Upaya untuk membantu sektor Usaha Kecil Menengah (UKM) pun sedang dirumuskan. Menurut dia, pihak terkait seperti OJK dan Kemenkeu tengah merumuskan relaksasi-relaksasi yang dibutuhkan oleh UKM, mengingat sektor ini cukup terdapak Covid-19.

Baca Juga: Kemensos siapkan cadangan beras pemerintah untuk daerah terdampak wabah corona

Kebijakan-kebijakan ini, kata Ma'ruf, merupakan hasil rapat bersama kementerian/lembaga, mulai dari Menko PMK, Menko Perekonomian, Menteri Keuangan, Kepala OJK, Menteri Sosial. Rumusan kebijakan ini akan disampaikan kepada presiden untuk segera diputuskan.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
HUTKONTAN30
Kontan Academy
The Owner's Number Supply Chain Management on Practical Sales Forecasting (SCMPSF)

[X]
×