kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.750.000   10.000   0,36%
  • USD/IDR 17.744   36,00   0,20%
  • IDX 6.502   -24,02   -0,37%
  • KOMPAS100 848   -1,25   -0,15%
  • LQ45 642   -2,64   -0,41%
  • ISSI 228   -0,01   0,00%
  • IDX30 359   -1,39   -0,39%
  • IDXHIDIV20 437   -0,21   -0,05%
  • IDX80 97   -0,26   -0,27%
  • IDXV30 121   0,35   0,29%
  • IDXQ30 114   -0,45   -0,40%

Mantan Pangkopkamtib Sudomo Wafat


Rabu, 18 April 2012 / 11:29 WIB
ILUSTRASI. Seorang warga memperlihatkan uang yang diterimanya saat pencairan Bantuan Sosial Tunai (BST) di RW 02 Kelurahan Bedahan, Depok (13/4/2021). KONTAN/Baihaki


Reporter: Dyah Megasari

JAKARTA. Mantan Panglima Komando Operasi Keamanan dan Ketertiban di zaman Orde Baru, Laksamana (purn) Sudomo, dikabarkan meninggal dunia pada Rabu (18/4), sekitar pukul 10.15 WIB di RS Pondok Indah Jakarta.

Sudomo lahir di Malang, Jawa Timur, 20 September 1926. Ia pernah mengenyam pendidikan di Sekolah Tinggi Pelayaran, Malang pada1944, Pendidikan Perwira Operasi Khusus, Sarangan tahun 1948, Lembaga Pertahanan Nasional (Lemhannas) tahun1965, Sekolah Para Komando KKO, Surabaya 1966 dan Sekolah Staf dan Komando Angkatan Laut (Seskoal), Jakarta tahun 1968.

Mantan Guru Sekolah Pelayaran, Pasuruan, ini pernah menjadi Menteri Tenaga Kerja Kabinet Pembangunan IV (1983 - 1988), Menteri Koordinator Politik dan Keamanan Kabinet Pembangunan V (1988 - 1993) dan Ketua Dewan Pertimbangan Agung (DPA) (1993 - 1998).

Sudomo dikenal berperan luas dalam berbagai operasi militer, terutama di kalangan Angkatan Laut. Ia pernah menjadi Komandan Kapal Perang Republik Indonesia (KRI) Flores, Komandan Satgas Khusus MTB dan Panglima AL Mandala (1961 - 1964), Kepala Staf Angkatan Laut (KSAL) (1969 - 1973).

Namanya dikenal saat menjabat Panglima Komando Operasi Keamanan dan Ketertiban di zaman Orde Baru. Setelah sebelumnya menjadi Wakil Panglima Komando Operasi Pemulihan Keamanan dan Ketertiban (Wapangkopkamtib) (1973 - 1974), Sudomo dipilih menjadi Kepala Staf Kopkamtib (1974 - 1981) dan Wakil Panglima Angkatan Bersenjata Republik Indonesia/Panglima Komando Operasi Pemulihan Keamanan (1982 - 1983)

Sesepuh AL yang mengoleksi berbagai penghargaan dari negara karena pengabdiannya ini dikabarkan meninggal setelah sebelumnya dirawat di RS Pondok Indah, Jakarta Selatan, karena diduga mengalami pendarahan di otak. ( A. Wisnubrata/Kompas.com)

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
HUTKONTAN30
Kontan Academy
CFO Lens Winning Sales Proposal

[X]
×