kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.940.000   20.000   0,68%
  • USD/IDR 16.823   -77,00   -0,46%
  • IDX 7.997   61,42   0,77%
  • KOMPAS100 1.128   10,69   0,96%
  • LQ45 818   2,81   0,34%
  • ISSI 283   4,91   1,77%
  • IDX30 425   -1,04   -0,24%
  • IDXHIDIV20 511   -3,53   -0,69%
  • IDX80 126   0,93   0,74%
  • IDXV30 139   -0,14   -0,10%
  • IDXQ30 138   -0,76   -0,55%

Lebih baik atau buruk? Simak prediksi ekonomi Q3


Minggu, 04 November 2012 / 10:53 WIB
Lebih baik atau buruk? Simak prediksi ekonomi Q3
ILUSTRASI. Preposition of place: Pengertian dan contoh penggunaannya dikalimat bahasa Inggris. REUTERS/Eddie Keogh


Reporter: Rika Theo, Herlina KD |

JAKARTA. Dampak perlambatan ekonomi global masih terasa melemahkan ekspor hingga kuartal ketiga lalu. Meski neraca perdagangan surplus lagi setelah defisit empat bulan penuh, penyebabnya bukan karena laju ekspor tapi karena impor yang menurun.

Dengan kondisi ini, bagaimana kemungkinan pertumbuhan ekonomi Indonesia di triwulan ketiga tahun ini? Berikut prediksi dari ekonom dan pemerintah. 

 Ekonom BII Juniman

"Walaupun kinerja ekspor masih lemah, namun pertumbuhan konsumsi domestik dan investasi masih cukup baik. Sehingga, ekonomi Indonesia pada kuartal III akan tumbuh sekitar 6,3%. Hampir seluruh faktor pendorong pertumbuhan ekonomi menunjukkan kinerja yang lebih baik. Di kuartal III, konsumsi domestik tumbuh 5,3% atau naik dari kuartal II yang hanya tumbuh 5%. Investasi tumbuh 13,6%, naik dari kuartal II yang tumbuh 11%. 

Kenaikan pertumbuhan juga terlihat di komponen belanja pemerintah yang diperkirakan tumbuh 9,6%, lebih tinggi dari kuartal II yang hanya 7%. Tapi, pertumbuhan ekspor hanya 1,8%, lebih rendah dari kuartal II yang sekitar 3%."



Pengamat Ekonomi Universitas Gajah Mada Tony Prasetyantono

"Ekonomi Indonesia akan tumbuh 6,3% atau lebih rendah ketimbang kuartal II yang mencapai 6,4%. Meski ada kenaikan permintaan barang-barang konsumsi akibat puasa dan lebaran, namun setelah itu permintaan masyarakat sempat menurun drastis. Ini terlihat pada kinerja penjualan otomotif yang sempat turun pada Agustus lalu.

Di sisi lain, kinerja ekspor juga melemah. Lesunya perekonomian dunia membuat harga komoditas primer turun. Tapi, penurunan ini masih bisa diimbangi dengan kenaikan pertumbuhan investasi."

Wakil Menteri Keuangan Mahendra Siregar

"Pemerintah optimis pertumbuhan ekonomi kuartal III tidak akan jauh berbeda dengan kuartal II. Pertumbuhan investasi dan pengeluaran pemerintah yang semakin kencang di kuartal III bisa menjadi penopang perekonomian.

Meski begitu, pertumbuhan konsumsi masyarakat mungkin tidak sekuat kuartal sebelumnya karena sedikit terpengaruh inflasi."

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Intensive Sales Coaching: Lead Better, Sell More! Supply Chain Management on Practical Sales Forecasting (SCMPSF)

[X]
×