kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • LQ45895,84   4,26   0.48%
  • EMAS1.357.000 -0,07%
  • RD.SAHAM 0.05%
  • RD.CAMPURAN 0.03%
  • RD.PENDAPATAN TETAP 0.00%

Lebaran 2024, Bapanas: Pasokan dan Harga Bahan Pangan Stabil


Senin, 15 April 2024 / 15:30 WIB
Lebaran 2024, Bapanas: Pasokan dan Harga Bahan Pangan Stabil
ILUSTRASI. Lebaran tahun ini, konsumsi masyarakat cukup terkendali sehingga tidak terjadi lonjakan permintaan yang ekstrim. ANTARA FOTO/Muhammad Adimaja/wpa.


Reporter: Aurelia Lucretie | Editor: Handoyo .

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Badan Pangan Nasional (Bapanas) pada lebaran tahun ini, konsumsi masyarakat cukup terkendali sehingga tidak terjadi lonjakan permintaan yang ekstrim. 

Kepala Bapanas Arief Prasetyo mengatakan bahwa masyarakat berbelanja bahan pangan sesuai kebutuhan.

"Kita berterima kasih karena masyarakat ini belanja sesuai keperluan, sesuai dengan kebutuhan sehingga tidak ada panic buying dan lain-lain," ujar Arif, Senin (18/4). 

Baca Juga: Badan Pangan Nasional: Cadangan Pangan Pemerintah Harus Ditingkatkan

Sejalan dengan Arief, Direktur Cadangan Pangan Bapanas Rachmi Widiriani menyebut bahwa terjadi peningkatan permintaan sejumlah bahan pangan namun tidak terlalu melejit. 

"Artinya sekarang konsumen itu bijak," kata Rachmi kepada Kontan, Senin (18/4). 

Menurut Rachmi, hal tersebut berkaitan pula dengan harga pangan di pasaran. 

"Dan itu kita lihat harga di pasar itu tidak terjadi kenaikan yang gila, prediksi pertama waktu itu diprediksi daging yang akan naik sampai Rp 175.000, ternyata H-1 waktu sebelum lebaran harga daging di pasar itu Rp 140.000-145.000," ujarnya. 

Baca Juga: Harga Pangan Lebaran: Harga Beras Turun, Daging Ayam Meroket

Rachmi mengatakan bahwa peningkatan konsumsi terjadi berkisar 10-15%, namun ketersediaan bahan pangan cukup banyak sehingga harga komoditas pangan tidak meningkat tajam. 

Kestabilan harga dan pasokan tersebut, menurutnya tidak terlepas dari upaya Bapanas memastikan ketersediaan pangan sejak sebelum ramadan hingga H-2 lebaran. 

Upaya tersebut antara lain melalui Gerakan Pangan Murah dan melakukan moving atau memfasilitasi distribusi pangan dari wilayah sentra produksi ke konsumsi.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×