kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.630.000   -15.000   -0,57%
  • USD/IDR 17.910   40,00   0,22%
  • IDX 5.662   -158,96   -2,73%
  • KOMPAS100 731   -21,13   -2,81%
  • LQ45 557   -15,85   -2,77%
  • ISSI 196   -4,87   -2,42%
  • IDX30 317   -8,35   -2,57%
  • IDXHIDIV20 392   -9,38   -2,34%
  • IDX80 83   -2,44   -2,85%
  • IDXV30 106   -1,97   -1,82%
  • IDXQ30 103   -2,28   -2,17%

Kursi Kepala BKPM sementara kosong


Rabu, 19 Oktober 2011 / 19:26 WIB
ILUSTRASI. Dr. Mike Ryan, Kepala program darurat WHO.


Reporter: Yudho Winarto | Editor: Djumyati P.

JAKARTA. Gita Wirjawan, resmi menjadi Menteri Perdagangan menggantikan Mari Elka Pangestu. Namun, sampai detik ini belum ada satu nama yang menggantikan posisi yang ditinggalkan selaku Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM).

"Sementara kosong mungkin beberapa waktu ke depan Presiden bakal ambil sikap," kata Gita saat ditemui seusai pelantikan Menteri dan Wakil Menteri hasil reshuffle di Istana Negara, Rabu (19/10).

Gita pun mengaku tidak mengajukan nama untuk menggantikan posisinya. Menurutnya ini semua menjadi keputusan prerogatif presiden.

Meski demikian, rumor yang muncul di publik sudah mulai bermunculan sejumlah nama di pos BKPM. Salah satunya Dirjen Pajak, Fuad Rahmany.

Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) resmi melantik menteri dan wamen baru hasil reshuffle. Namun dari sekian nama ada beberapa pos lembaga negara yang belum diisi oleh penggantinya. Sebut saja pos BKPM dan Badan Pusat Statistik (BPS) yang ditinggalkan Rusman Heriawan yang kini menjabat selaku wamen pertanian.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×