kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.602.000   -2.000   -0,08%
  • USD/IDR 17.681   54,00   0,31%
  • IDX 6.535   -6,68   -0,10%
  • KOMPAS100 866   8,07   0,94%
  • LQ45 659   9,32   1,43%
  • ISSI 225   -2,18   -0,96%
  • IDX30 366   5,04   1,40%
  • IDXHIDIV20 458   8,21   1,83%
  • IDX80 99   1,17   1,20%
  • IDXV30 126   0,85   0,68%
  • IDXQ30 118   2,25   1,94%

Kunjungi NTT, Jokowi akan tinjau lokasi terdampak bencana


Jumat, 09 April 2021 / 07:50 WIB
ILUSTRASI. Presiden Joko Widodo memasuki pesawat kepresidenan di Bandara Halim Perdanakusuma, Jakarta Timur.


Reporter: Abdul Basith Bardan | Editor: Herlina Kartika Dewi

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Presiden Joko Widodo bertolak menuju Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) untuk melakukan kunjungan kerja, Jumat (9/4). Dalam kunjungan ini, Jokowi akan meninjau langsung sejumlah lokasi yang terdampak bencana di provinsi tersebut.

“Pagi ini, saya ke sana, hendak meninjau langsung sejumlah lokasi yang terdampak bencana,” ujar Jokowi seperti dikutip melalui akun instagramnya.

Dia mengatakan, Kupang dan 21 kabupaten di Provinsi NTT dilanda sejumlah bencana akibat siklon tropis seroja sepekan terakhir, yang menunmbulkan korban jiwa, kerusakan harta benda dan sarana publik. 

 
 
 
 
 

 
 
 
 
 
 
 
 
 
 

A post shared by Joko Widodo (@jokowi)

Adapun, berdasarkan keterangan BPMI Sekretariat Presiden, Jokowi menuju NTT menggunakan Pesawat Kepresidenan Indonesia-1. Jokowi dan rombongan lepas landas dari Pangkalan TNI AU Halim Perdanakusuma, Jakarta, sekitar pukul 06.00 WIB dan dijadwalkan mendarat di Bandara Frans Seda, Kabupaten Sikka.

Baca Juga: Hadiri KTT D8, Jokowi bahas vaksin hingga investasi

Dalam kunjungan tersebut, Jokowi turut didampingi Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat Basuki Hadimuljono, Sekretaris Kabinet Pramono Anung, Kepala Sekretariat Presiden Heru Budi Hartono, Sekretaris Militer Presiden Marsda TNI M. Tonny Harjono, Komandan Paspampres Mayjen TNI Agus Subiyanto, dan Deputi Bidang Protokol, Pers, dan Media Sekretariat Presiden Bey Machmudin.

Untuk diketahui, Gubernur NTT Viktor Bungtilu Laiskodat telah menetapkan status tanggap darurat terhitung mulai tanggal 6 April sampai 5 Mei 2021.

Selanjutnya: Jokowi: Dukungan ulama sangat penting dalam mengatasi pandemi Covid-19

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
HUTKONTAN30
Kontan Academy
CFO Lens Winning Sales Proposal

[X]
×